BREAKING NEWS
 

Menkop: Kopdes/Kel Merah Putih Akan Jadi Penyalur Barang Subsidi

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Selasa, 27 Mei 2025 19:46 WIB
Menkop Budi Arie Setiadi (berdiri) dalam Peluncuran dan Dialog Percepatan Pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih, di Sumatera Selatan, Selasa (27/5/2025). (Foto: Dok. Kemenkop)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih terus diakselerasi. Per hari ini, Selasa (27/5/2025), sudah terbentuk 53.592 unit secara agregat. Diharapkan dengan sosialisasi yang masif ke berbagai wilayah, desa-desa yang belum menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih dapat segera dilaksanakan.

Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menegaskan, hadirnya Kopdes/Kel Merah Putih akan mempermudah masyarakat mendapatkan barang-barang atau komoditas strategis yang disubsidi oleh negara. Pasalnya, Kopdes/Kel Merah Putih nantinya akan menjadi agen penyalur melalui unit bisnis logistik/distribusi.

Beberapa barang atau komoditas strategis yang disubsidi negara dan akan didistribusikan melalui Kopdes/Kel Merah Putih di antaranya sembako, gas LPG, hingga pupuk. Kopdes/Kel Merah Putih juga akan menyediakan obat-obatan dan layanan kesehatan melalui unit bisnis lainnya yang dikelola dalam satu ekosistem.

"Keberadaan Kopdes/Kel ini untuk menjadi saluran distribusi barang-barang yang disubsidi negara. Barang bersubsidi esensi adalah barang milik publik, maka saluran distribusinya juga harus milik publik yang dalam hal ini adalah Kopdes Merah Putih," kata Menkop, dalam Peluncuran dan Dialog Percepatan Pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih, di Sumatera Selatan, Selasa (27/5/2025).

Baca juga : Begini Target Pelatih Anyar Bali United

Sebelumnya, Menkop bersama rombongan melakukan kunjungan ke Kelurahan Talang Keramat untuk menyaksikan secara langsung pelaksanaan Musdesus Pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih. Berdasarkan Musdesus tersebut telah ditetapkan pendirian Koperasi Kelurahan Talang Keramat 

Menkop mengingatkan kepada seluruh kepala desa atau kepala kelurahan agar tidak ragu-ragu dalam mengambil keputusan terkait pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih ini. Pasalnya berbagai manfaat langsung akan dirasakan oleh masyarakat desa yang dipimpinnya.

"Jadi, tidak usah khawatir. Semua barang yang disalurkan untuk rakyat dari negara akan dapat dikelola melalui Kopdes ini," ujarnya. 

Adsense

Terkiat dengan keluhan rata-rata Kepala Desa/Lurah soal biaya notaris untuk pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih, Menkop kembali menegaskan bahwa saat ini biayanya sangat terjangkau. Kementerian Koperasi dan Ikatan Notaris Indonesia (INI) sebelumnya telah menandatangani nota kesepakatan kerja sama untuk percepatan penerbitan akta notaris koperasi dengan biaya sekitar Rp 2,5 juta per desa.

Baca juga : Didukung Komisi VI DPR, Kopdes Merah Putih Genjot Kredibilitas Program

Kesepakatan tersebut telah ditetapkan dalam pada 24 April 2025. Sebelumnya biaya pembuatan akta notaris untuk pendirian sebuah lembaga rata-rata mencapai hingga Rp 7 juta. 

"Kami telah berunding dengan INI dan disepakati harganya menjadi lebih murah. Kalau yang berunding itu Pemerintah Pusat pasti harga akan murah. Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada Ikatan Notaris Indonesia," ucap Menkop.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Pangan yang juga sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih Zulkifli Hasan menambahkan, Kopdes/Kel Merah Putih menjadi solusi bagi upaya pengentasan kemiskinan dan permasalahan umum lainnya di desa.

Dia mengakui, selama periode reformasi, desa selalu terpinggirkan dan tertinggal pembangunan ekonominya. Hal ini mengakibatkan kemiskinan di desa semakin ekstrem dan tingkat kesejahteraan masyarakat tidak berubah signifikan. Untuk itu, melalui Kopdes/Kel, diharapkan dapat menjawab semua permasalahan di desa tersebut.

Baca juga : Aksi Bupati Jombang Gercep Bentuk Kopdes/Kel Merah Putih Curi Perhatian Menkop

"Sudah 28 tahun sudah reformasi tetapi pembangunan desa tertinggal. Maka kita saat ini kerja cepat, setelah ini kita akan bangun besar-besaran Kampung Nelayan," ujar Zulkifli.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menegaskan kesiapan Sumsel menjalankan mandat dari Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Kopdes/Kel Merah Putih. Dalam catatannya, dari 3.258 desa saat ini sudah 2.965 desa atau 91 persen telah menjalankan agenda Musdesus yang menjadi prasyarat utama pendirian Kopdes/Kel Merah Putih.

"Kami di Provinsi Sumatera Selatan siap menjalankan misi besar pak Presiden Prabowo agar ada pemerataan ekonomi tidak hanya di kota tapi juga bisa masuk ke desa-desa," katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense