RM.id Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas PT Pertamina (Persero), menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 di Auditorium Graha PGAS, Jakarta, Rabu (28/5).
Rapat menetapkan pembagian dividen sebesar 271,5 juta dolar AS atau 80 persen dari laba bersih tahun 2024 yang tercatat sebesar 339,4 juta dolar AS.
Dividen akan dibayarkan dalam mata uang Rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal pelaksanaan RUPST, paling lambat 30 hari kalender setelah pengumuman Ringkasan Risalah RUPST.
Keputusan ini mempertimbangkan keberlanjutan bisnis perseroan sebagai bagian dari tanggung jawab kepada pemegang saham.
Sisa laba bersih sebesar 67,8 juta dolar AS ditetapkan sebagai saldo laba ditahan, termasuk untuk mendukung operasional dan pengembangan bisnis PGN.
RUPST juga mengesahkan Laporan Tahunan, Laporan Keuangan, serta Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil Tahun Buku 2024.
Baca juga : AISA Bukukan Pertumbuhan Laba Bersih 269 Persen Di 2024
Selain itu, memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab kepada anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas pengelolaan perusahaan di tahun tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, PGN menetapkan susunan baru Dewan Komisaris sebagai berikut:
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Amien Sunaryadi
Komisaris: Warih Sadono
Komisaris Independen: Christian H. Siboro, Dini Shanti Purwono, Tony Setyo Boedi Hoesodo, dan Abdullah Aufa Fuad
Adapun susunan Direksi:
Direktur Utama: Arief Setiawan Handoko
Baca juga : Program SABUK Salurkan Air Bersih Untuk 800 KK Di Sragen
Direktur Keuangan: Fadjar Harianto Widodo
Direktur Komersial: Ratih Esti Prihatini
Direktur Infrastruktur dan Teknologi: Harry Budi Sidharta
Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis: Rosa Permata Sari
Direktur Manajemen Risiko: Arief Kurnia Risdianto
Direktur SDM dan Penunjang Bisnis: Rachmat Hutama
Baca juga : Polisi Bagikan Air Mineral Dan Permen Untuk Massa Buruh Di DPR
PGN terus mengoptimalkan infrastruktur serta menerapkan strategi efisiensi melalui cost optimization dan liability management sepanjang 2024.
"Upaya ini mendukung kinerja keuangan yang positif di tengah dinamika industri energi," ujar Sekretaris Perusahaan PGN Fajriyah Usman dalam keterangan tertulis perusahaan, Rabu (28/5/2025).
Ke depan, PGN akan melanjutkan strategi bisnis yang terstruktur, inovatif, dan berkelanjutan untuk mendukung ketahanan energi nasional.
Termasuk menjalankan penugasan pengembangan jaringan gas rumah tangga non-APBN.
Dan pembangunan Pipa Tegal–Cilacap guna memenuhi kebutuhan gas bumi di Refinery Unit Cilacap.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.