BREAKING NEWS
 

Gandeng Inggris Bangun Kampus Internasional

Pemerintah Kerek SDM Berdaya Saing Global

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Senin, 2 Juni 2025 07:00 WIB
Menteri Koordinator (Men­ko) Bidang Perekonomian Air­langga Hartarto. (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia memperkuat sektor pendidikan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satu langkah strategis yang diambil, yakni menjalin kerja sama dengan Pemerintah Inggris mendirikan kampus internasional di Indonesia.

Menteri Koordinator (Men­ko) Bidang Perekonomian Air­langga Hartarto mengatakan, pembangunan kampus interna­sional tersebut bagian dari visi jangka panjang Indonesia untuk memperluas akses terhadap pen­didikan global yang inklusif dan berdaya saing.

“Diresmikannya Kampus Internasional King’s College London (KCL) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sing­hasari salah satu wujud konkret upaya kolaborasi Pemerintah meningkatkan kapasitas SDM di Indonesia,” ujar Airlangga dalam keterangan resmi yang dikutip, Minggu (1/6/2025).

Airlangga mengaku telah bertemu dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey dan United Kingdom (UK) Government International Education Champion Sir Steve Smith. Serta delegasi Russell Group, jaringan universitas-universitas unggulan di Inggris, untuk membahas pengembangan lebih lanjut kerja sama pendidikan tersebut.

Baca juga : Pasien Menumpuk Dan Merasa Ditelantarkan

Pemerintah Indonesia me­nyambut baik rencana delegasi Inggris dalam membangun kemitraan pendidikan. Hal ini sejalan dengan prioritas Presi­den Prabowo Subianto dalam pengembangan SDM.

Mantan Ketua Umum Par­tai Golkar ini mengatakan, keberadaan perguruan tinggi berkualitas internasional di­harapkan dapat membuka akses pendidikan bagi masyarakat lebih luas.

“Pemerintah menargetkan keterjangkauan program pendidikan ini, termasuk untuk 10.000 mahasiswa tingkat sarjana,” ungkap Airlangga.

Adsense

Dia juga mengatakan, Presi­den mendorong percepatan pembangunan SDM melalui dua pendekatan strategis. Yaitu pe­menuhan gizi melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai hulu dan pendidikan berkualitas sebagai hilir.

Baca juga : Gisella Anastasia, Pacar Dekat Sama Anak

“Presiden menginginkan perce­patan. Jadi, pada dasarnya seperti itulah cara mengembangkan sum­ber daya manusia. Kita tidak mau menunggu 10–15 tahun, Presiden ingin melakukannya dengan segera,” tegas Airlangga.

Komitmen serupa disampai­kan Sir Steve Smith. Menurut­nya, Indonesia sebagai negara prioritas kerja sama pendidikan bagi Pemerintah Inggris, dengan dukungan penuh dari univer­sitas-universitas terkemuka di bawah jaringan Russell Group.

Russell Group terdiri dari 24 institusi pendidikan unggulan yang termasuk dalam 200 uni­versitas terbaik dunia. Empat di antaranya bahkan masuk dalam 10 besar universitas terbaik se­cara global.

Smith memastikan bahwa kampus-kampus dari Inggris yang akan hadir di Indonesia akan mempertahankan standar akademik dan riset setara dengan institusi asalnya di Ing­gris. Namun dengan biaya yang disesuaikan secara lokal.

Baca juga : Selama Palestina Belum Merdeka, Israel Jangan Dikasih Angin

Inggris, menurutnya, siap me­nyediakan program pendidikan dari tingkat sarjana hingga riset dan pelatihan vokasional.

Kolaborasi dengan perguruan tinggi Indonesia serta dunia in­dustri akan diperkuat untuk mencetak SDM unggul yang dapat mendorong inovasi dan pembangunan nasional.

“Kolaborasi ini bagian dari kemitraan jangka panjang antara Inggris dan Indonesia dalam pengembangan kapasitas pen­didikan tinggi,” ujar Smith.

Inisiatif ini diharapkan memperluas akses pendidikan berkualitas internasional bagi lebih banyak talenta Indonesia. Sekaligus memperkuat kon­tribusi sektor pendidikan da­lam pertumbuhan ekonomi dan penguatan daya saing bangsa di masa depan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense