RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terus mengejar target rasio kewirausahaan tahun ini mencapai 3,2 persen, dan sebesar 3,6 persen hingga tahun 2029, sesuai dengan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman melaporkan, saat ini, rasio kewirausahaan baru mencapai 3,1 persen.
“Tugas kami adalah terus mengakselerasinya hingga mencapai target yang dicanangkan Presiden kepada Kementerian UMKM,” katanya dalam perayaan Hari Kewirausahaan Nasional di Jakarta, Selasa (10/6/2025).
Bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), sambung Menteri Maman, optimistis target tersebut bisa dicapai.
Baca juga : Kementerian Perindustrian Dorong Transformasi Industri Bahan Kimia Khusus
Salah satu upayanya, dilakukan dengan kerja sama menyediakan kebutuhan akses pembiayaan, butuh peningkatan kapasitas building hingga akses pasar.
“Mudah-mudahan kewirausahaan ini terus berlanjut. Bersama Hipmi bentuk penghormatan kasih sayang Pemerintah kepada penggiat UMKM di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Maman menyampaikan, tak hanya mengejar target rasio kewirausahaan, Kementerian UMKM juga mendukung pertumbuhan ekonomi 8 persen berdasarkan Asta Cita.
Di kesempatan yang sama, Ketua Hipmi Akbar Himawan Buchari berharap, rasio kewirausahaan bisa naik sesuai dengan target kewirausahaan.
Baca juga : BNI Gandeng Kementerian UMKM Perkuat Layanan Keuangan Pelaku Usaha
“Pentingnya peran Pemerintah dalam memberikan afirmasi terhadap pengusaha kelas menengah, agar dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” katanya.
Dia juga meminta, agar Pemerintah melalui afirmatif action kepada pengusaha di kelas menengah. Karena selama ini, keberpihakan banyak kepada usaha kecil.
“Kita sering abai di kelas usaha menengah. Mereka juga perlu di-support supaya bisa masuk KADIN (Kamar Dagang Indonesia),” ujarnya.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah kelas menengah di Indonesia baru mencapai 17 persen, jauh di bawah negara-negara maju seperti China dan Amerika Serikat yang telah mencapai 55 hingga 60 persen.
Baca juga : Menteri UMKM Gagas Koperasi Untuk Perkuat Kemitraan Ojek Online
“Mudah-mudahan Hari Kewirausahaan menjadi strong point, semangat semua pihak agar menjadi pengusaha tumbuh berkembang. Eksis di dunia usaha,” harapnya.
Diketahui dalam perayaan Hari Kewirausahaan Nasional 2025 turut dihadiri Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Ketua Kadin Anindya Bakrie, sejumlah tokoh seperti Aburizal Bakrie, dan lainnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.