RM.id Rakyat Merdeka - Pelantikan pengurus Women in Logistics and Transport (WiLAT) Indonesia periode 2025-2027 dan Coffee Talk dengan tema “Perempuan Menjaga Tujuan: Ketangguhan, Inovasi, dan Pertumbuhan” rampung dilaksanakan.
Nurmaria Sarosa, CMILT terpilih kembali sebagai Ketua WiLAT Indonesia. Ini periode kedua Nurmaria memimpin forum perempuan di bawah The Chartered Institute of Logistics and Transport (CILT) tersebut.
Nurmaria menegaskan, WiLAT yang mulai aktif di Indonesia pada tahun 2021 ini selalu memfasilitasi networking dan mentoring serta memberdayakan perempuan.
WiLAT dapat dijadikan salah satu tempat bagi perempuan untuk mengembangkan dan mempersiapkan diri memasuki industri ini dengan kepercayaan diri yang lebih tinggi.
“Kami percaya bahwa populasi perempuan harus diberdayakan secara optimal, agar Indonesia tidak kehilangan hampir setengah potensinya untuk berkembang secara maksimal,” ujar Nurmaria dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/7/2025).
Baca juga : Tantangan Baru Pengamanan Wilayah Udara Indonesia Di Era Siber Dan AI
WiLAT terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong peran perempuan di sektor rantai pasok, logistik dan transportasi melalui program unggulan yang inspiratif.
Salah satu inisiatif utama adalah Star of WiLAT, yang memberikan pengakuan kepada perempuan berprestasi dengan pengalaman luas di industri ini.
Program ini dirancang untuk menjadikan mereka sebagai "bintang" yang memimpin perubahan positif di organisasi, sekaligus menjadi panutan bagi generasi penerus.
Selain itu, WiLAT juga berfokus pada pemberdayaan perempuan melalui berbagai upaya pengembangan diri.
Program ini bertujuan mendukung perempuan dalam meningkatkan keterampilan dan berjejaring, baik untuk berkarier di perusahaan logistik dan transportasi, maupun yang memulai usaha sendiri di industri ini.
Dengan pendekatan yang holistik, WiLAT memberikan akses ke pelatihan, bimbingan, dan jaringan profesional yang membantu perempuan mencapai potensi terbaik mereka.
Pendidikan dan pelatihan vokasi/logistik dan transportasi yang lebih inklusif akan memperkuat pipeline talenta perempuan khususnya di sektor ini.
Pendidikan merupakan langkah strategis bagi perempuan untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik.
Program-program unggulan yang ada tidak hanya memperkuat posisi perempuan dalam industri logistik dan transportasi, tetapi juga berkontribusi pada transformasi sektor ini menjadi lebih inklusif dan berkelanjutan.
”Kami di WiLAT Indonesia percaya bahwa dengan menciptakan lebih banyak ruang bagi perempuan untuk bersinar dan berkembang, masa depan industri logistik dan transportasi akan semakin cerah dan berdaya saing tinggi,” tuturnya.
Baca juga : DNT Lawyers Raih 4 Penghargaan dalam Ajang Top Indonesian Law Firms
“Dan dengan dorongan digitalisasi seperti IoT, AI, big data dalam industri logistik, transportasi dan rantai pasok, peran perempuan dalam bidang analis data logistik, rencana transportasi pintar, dan sustainability logistics akan semakin vital,” imbuh Nurmaria.
Pelantikan pengurus WiLAT Indonesia berlangsung meriah dengan dihadiri Staf Ahli Menteri Perhubungan, Capt. Yufridon Gandoz Situmeang, para ketua umum asosiasi terkait dan perusahaan-perusahaan yang berada di lingkungan industri Rantai Pasok, Logistik dan Transportasi.
Hadir juga Presiden CILT Indonesia dan GVC WiLAT Southeast Asia, WiLAT Global (Malaysia) dan WiLAT Brunei Darussalam.
Selain itu, ucapan selamat atas terpilihnya pengurus baru WiLAT Indonesia mengalir dari Kementerian, organisasi, Presiden CILT Global dan WiLAT Global Chairperson.
Hal ini menunjukkan dukungan penuh dan harapan tinggi terhadap organisasi perempuan yang berkembang cukup pesat ini di Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.