BREAKING NEWS
 

Wamenperin Dorong IMIP Jadi Pusat Hilirisasi Nikel Dunia

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Rabu, 13 Agustus 2025 19:35 WIB
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza (kiri) meninjau langsung proses produksi di salah satu perusahaan yang berada di dalam Kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah, Rabu (13/8/2025). (Foto: Kemenperin)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pengembangan Kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Sulawesi Tengah agar semakin berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional.

Kawasan industri ini menjadi pusat pertumbuhan hilirisasi mineral, khususnya nikel, yang berperan penting dalam rantai pasok global industri baterai kendaraan listrik.

“Keberadaan IMIP tidak hanya memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen dan pengolah bahan baku strategis, tetapi juga menjadi pengungkit penciptaan nilai tambah, peningkatan ekspor, dan penyerapan tenaga kerja lokal,” kata Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza saat kunjungan kerja di kawasan tersebut, Rabu (13/8/2025)

Baca juga : Munas III Aspeksindo Dorong Blue Economy Jadi Motor Pertumbuhan Nasional

Politisi PKB ini menegaskan pentingnya penambahan kapasitas produksi di IMIP untuk memenuhi permintaan pasar global sesuai standar internasional. Menurutnya, IMIP adalah salah satu etalase industri Indonesia di mata dunia yang selaras dengan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah dalam negeri.

“Kesuksesan IMIP akan mencerminkan kemajuan industri nasional sebagaimana harapan Bapak Presiden, yakni industri dalam negeri yang berkembang, memberikan kontribusi pajak optimal, dan menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Adsense

Faisol juga mendorong percepatan produksi baterai listrik berbasis nikel sebagai bagian penting dari ekosistem kendaraan listrik nasional, mulai dari pengolahan bahan baku hingga perakitan kendaraan. Kemenperin berkomitmen bersinergi dengan pengelola kawasan, pemerintah daerah, dan kementerian/lembaga terkait untuk memastikan pengembangan IMIP berjalan sesuai regulasi dan prinsip keberlanjutan.

Baca juga : Pemain Diaspora Bakal Jadi Andalan Timnas Tembus Piala Dunia

“Kita ingin memastikan kawasan industri ini memperkuat daya saing nasional, memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, dan menjaga kelestarian lingkungan,” tambahnya.

IMIP diharapkan menjadi role model kawasan industri terintegrasi di Indonesia, memadukan hilirisasi mineral, industri manufaktur, dan inovasi teknologi ramah lingkungan menuju visi Indonesia sebagai pusat industri global.

Sektor logam dasar sendiri menunjukkan kinerja impresif, tumbuh 14,91 persen (yoy) pada kuartal II-2025, jauh melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,12 persen. “Capaian ini berkat kerja sama semua pihak, mulai dari pelaku industri, pemerintah daerah, hingga TNI-Polri,” ujar Faisol.

Baca juga : Wamenpora Taufik Harap Indonesia Sukses Jadi Host Kejuaraan Dunia Senam 2025

Direktur Komunikasi PT IMIP Emilia Bassar menyambut positif kunjungan Wamenperin. Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi modal penting bagi IMIP untuk terus berkembang di tengah tantangan global, serta memperkuat peran strategisnya dalam mendukung pertumbuhan industri nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Wamenperin meninjau proses pengolahan dan produksi carbon steel, stainless steel, serta bahan baku baterai listrik di PT QMB New Energy Material. Ia juga mengunjungi Politeknik Industri Logam Morowali (PILM) dan memberikan kuliah umum kepada mahasiswa.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense