BREAKING NEWS
 

Grand Opening Focus Motor

Ketum IMI Dorong Dealer Mobil Bertransformasi ke Ekosistem Digital

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Kamis, 28 Agustus 2025 10:14 WIB
Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo (kiri) dalam Grand Opening Focus Motor, di Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Kamis (28/8/2025). (Foto: Dok. IMI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo menuturkan, denyut bisnis dealer mobil di Indonesia tengah memasuki babak baru. Pergeseran perilaku belanja, penetrasi teknologi finansial, dan munculnya pemain kendaraan listrik mendorong showroom konvensional bertransformasi menjadi ekosistem digital yang menyatukan penjualan, pembiayaan, tukar tambah, purna jual, hingga komunitas pelanggan dalam satu alur terintegrasi.

Bamsoet, sapaan akrab Bambang, menerangkan bahwa dealer atau showroom tidak lagi sekadar etalase mobil. Showroom harus berevolusi dengan kemajuan teknologi. Penjualan, simulasi cicilan, persetujuan kredit, sampai after sales semuanya bisa dilalukan secara digital menggunakan gadget atau ponsel.

Baca juga : Menperin: Platform GISCO Percepat Transformasi Industri Hijau

"Ini peluang besar untuk industri otomotif, sekaligus tantangan agar jaringan dealer, pabrikan, dan pembiayaan bisa bergerak seirama," ujar Bamsoet, saat menghadiri Grand Opening Focus Motor, di Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Kamis (28/8/2025). Hadir antara lain CEO Focus Motor Agustinus, COO Focus Motor Azka Maulana, CEO Prestige Motorcars Rudy Salim serta Komunikasi dan Media IMI Pusat Dwi Nugroho Marsudianto.

Adsense

Bamsoet memaparkan, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan mobil bekas di Indonesia sepanjang tahun 2024 mencapai sekitar 1,8 juta unit. Angka ini jauh di atas penjualan mobil baru yang hanya tercatat sebanyak 865.723 unit. Ke depan, pasar mobil bekas di Indonesia diproyeksi tumbuh sekitar 5–6 persen per tahun, didorong penjualan online dan kebutuhan pembiayaan yang kian mudah diakses. 

Baca juga : Lepas Rolling Thunder, Ketum IMI: Potensi Ekonomi Mobil Klasik Terus Meroket

Pasar mobil bekas kini bukan sekadar alternatif, melainkan segmen yang kian strategis bagi perekonomian otomotif nasional. "Faktor harga, ketersediaan unit, pembiayaan yang semakin mudah, hingga kanal digital yang transparan menjadikan pasar ini berkembang sangat pesat,” kata Bamsoet. 

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia ini menjelaskan, perubahan perilaku konsumen terlihat jelas dari meningkatnya kepercayaan terhadap transaksi digital. Platform jual-beli daring semakin diminati, karena menawarkan appraisal transparan, riwayat servis yang bisa diverifikasi, hingga opsi garansi. Data menunjukkan, lebih dari 60 persen konsumen memulai pencarian mobil bekas lewat kanal digital, sementara sekitar 30 persen sudah melakukan pemesanan dan pembayaran uang muka secara online.

Baca juga : Ketum IMI Dorong Mobil Klasik Jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif

“Pasar mobil bekas yang sehat membutuhkan standar pemeriksaan unit, transparansi dokumen, serta perlindungan konsumen. Dengan ekosistem yang terjaga, industri mobil bekas bisa menjadi motor baru perekonomian otomotif Indonesia,” pungkas Bamsoet.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense