BREAKING NEWS
 

Pertamina Sukses Bukukan Pendapatan Rp 672 Triliun Berkat Dual Growth Strategy

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Kamis, 11 September 2025 19:24 WIB
Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR, Kamis (11/9/2025). (Foto: Tedy Kroen/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertamina sukses membukukan pendapatan senilai Rp 672 triliun di sepanjang tahun 2025. Kabar baik ini disampaikan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR, Kamis (11/9/2025).

Simon menjelaskan, kesuksesan itu dicapai lantaran Pertamina menerapkan dual growth strategy perseroan, melalui maksimalisasi bisnis existing dengan fokus pada optimasi hulu, fleksibilitas kilang, transformasi bisnis retail, serta ekspansi infrastruktur dan layanan. Sekaligus pengembangan bisnis rendah emisi dengan pengembangan biofuel, hilirisasi produk kimia, peningkatan kapasitas geothermal dan teknologi rendah karbon.

Adsense

Baca juga : ASDP Bukukan Pendapatan Rp 2,44 Triliun Di Semester I-2025

“Hasilnya, hingga Juli 2025, Pertamina telah mencatat pendapatan sebesar Rp 672 triliun, dengan total volume produksi migas lebih dari 1 juta barel setara minyak per hari (boepd), dan tingkat yield valuable kilang 84 persen,” beber Simon.

Pertamina SAF

Dalam kesempatan tersebut, Simon juga menegaskan komitmen nyata Pertamina terhadap target Net Zero Emission 2060, melalui Pertamina SAF (Sustainable Aviation Fuel) yang diproduksi pada 20 Agustus 2025 dan telah digunakan pada commercial flight Pelita Air Service rute Jakarta-Bali. 

Baca juga : KPK Sita 2 Rumah Senilai RP 6,5 M, Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Produk ini merupakan hasil co-processing di kilang Pertamina dengan menggunakan kerosene dan used cooking oil (UCO) atau minyak jelantah dengan volume 2-3 persen. 

“Pertamina Sustainable Aviation Fuel merupakan bahan bakar pesawat yang berkelanjutan. Ekosistem bisnis UCO SAF ini bukan hanya mendukung swasembada energi nasional, namun juga mendorong perekonomian mikro dan ekonomi sirkular," tutur Simon.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense