BREAKING NEWS
 

Tiga Resep Utama Jaga Keandalan Kilang Balongan: Titeni, Openi, Telateni

Reporter & Editor :
FAZRY
Sabtu, 18 Oktober 2025 07:05 WIB
General Manager PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) VI Balongan Yulianto Triwibowo. (Foto: Fazry/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Keselamatan operasional menjadi fokus utama di PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

General Manager (GM) Kilang Balongan Yulianto Triwibowo menegaskan bahwa perusahaan terus mengembangkan aspek keselamatan atau safety dengan mengadopsi pembelajaran dari setiap peristiwa (learning from event).

Dalam upaya menjaga keandalan dan keselamatan kilang, Yulianto Triwibowo memegang teguh filosofi yang dia peroleh dari para senior di kilang, khususnya dari tradisi Jawa: Titeni, Openi, dan Telateni.

Filosofi ini menjadi resep inti dalam mengelola fasilitas vital seperti kilang:

Baca juga : Tata Kelola Tambang Era Prabowo-Gibran Dinilai Ke Arah Kedaulatan Energi

Titeni (Diperhatikan/Patuh): Kilang harus selalu diperhatikan. Prinsip ini selaras dengan konsep kepatuhan terhadap aturan yang ada, termasuk dalam program Patuh Intervensi Peduli (PIP).

Openi (Dipelihara): Setelah diperhatikan, kilang harus dipelihara dengan sebaik-baiknya.

Telateni (Sustain/Berkelanjutan): Pemeliharaan kilang harus dilakukan secara berkelanjutan (sustainability).

Prioritas di Tengah Keterbatasan

Adsense

Yulianto mengakui bahwa dengan banyaknya peralatan dan keterbatasan dana, penentuan prioritas dalam pemeliharaan menjadi krusial.

Baca juga : Kejadian di Kilang Dumai Berhasil Ditangani, Operasional Tetap Aman

Namun, monitoring yang ketat dan digitalisasi telah diterapkan, terutama untuk peralatan kritikal, agar anomali seperti vibrasi tinggi pada kompresor dapat terdeteksi.

"Lebih baik kami cerewet, tapi kilangnya aman. Dibanding kami enggak cerewet, ada kejadian," ujar Yulianto Triwibowo, saat menerima kunjungan Energy and Mining Editor Society (E2S), paguyuban para editor dan wartawan senior media nasional, di Balongan, Indramayu, Jumat (17/10/2025).

Yulianto juga menekankan pentingnya monitoring yang intensif.

Keselamatan sebagai Investasi Mahal dan Pengembangan Berkelanjutan

GM Balongan ini tidak menampik bahwa aspek keselamatan membutuhkan biaya yang besar. Penggunaan pakaian tahan api dan larangan membawa sumber api, serta telepon genggam di area tertentu adalah bagian dari upaya meminimalisir insiden.

Baca juga : PGN Jaga Keandalan Stasiun Bojonegara Untuk Pasok Gas Bumi Ke Jabar

Namun, ia menegaskan, "Kami melihat memang nyawa itu nggak ada gantinya, Pak. Keselamatan itu nomor satu".

Penerapan Pre-Start-Up Safety Review (PSSR) sebelum unit dioperasikan kembali, misalnya pasca-perombakan, juga wajib dilakukan dengan pemeriksaan checklist yang ketat.

Menyadari bahwa potensi bahaya di kilang seperti hidrogen bertekanan tinggi dapat memicu ledakan besar, Yulianto menegaskan bahwa keselamatan adalah upaya yang tidak mengenal waktu dan harus terus ditingkatkan.

"Kami tetap berkembang. Karena kalau safety itu kan selalu berkembang," tutupnya, seraya menambahkan bahwa setiap kejadian, termasuk insiden pada tahun 2021, adalah pelajaran yang sangat berharga untuk terus berbenah dan meningkatkan sistem.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense