BREAKING NEWS
 

Akad KUR Massal 800 Ribu UMKM, BSI Perkuat Penyaluran KUR Syariah

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Selasa, 21 Oktober 2025 20:27 WIB
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo (kanan) bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) di acara penandatanganan akad KUR massal sebanyak 800 ribu UMKM di Surabaya. (Foto: Dok. BSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI turut serta dalam program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan skema syariah, pada Penandatanganan akad KUR massal sebanyak 800 ribu UMKM di Surabaya. Penandatanganan akad massal ini disaksikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Muktarudin dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Acara ini diikuti 38 provinsi di seluruh Indonesia. Program ini merupakan bagian dari program nasional dalam memperluas akses pembiayaan produktif bagi pelaku usaha, khususnya di sektor pertanian, perdagangan, dan industri rumah tangga.

Melalui partisipasi ini, BSI bertekad menjadi motor penggerak ekonomi umat dan memperkuat peran perbankan syariah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, partisipasi penandatangan akad KUR massal ini merupakan bukti nyata BSI mendukung program Pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

“Melalui pembiayaan KUR Syariah, kami berharap dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para pelaku usaha UMKM naik kelas,” ujarnya, Selasa (21/10/2025).

Baca juga : Kolaborasi BSI Dan 164 PTMA Integrasikan Layanan Keuangan Syariah

BSI telah menyiapkan close-loop pemberdayaan UMKM mulai dari program inkubasi berupa pelatihan dan pendampingan usaha. Mulai dari BSI UMKM Center, sertifikasi halal, penguatan literasi keuangan syariah, akses pembiayaan, business matching mempertemukan potensial pembeli baik lokal maupun global serta mencetak wirausaha muda BSI Talenta Wirausaha dan BSI Aceh Muslimpreneur.

Anggoro menegaskan, BSI berkomitmen untuk menjadi mitra UMKM agar dapat tumbuh berkelanjutan.

“Kami memastikan penyaluran KUR tidak hanya memberikan modal usaha, tetapi juga konsistensi pendampingan dan literasi keuangan syariah bagi para pelaku usaha,” kata Anggoro.

Dukungan terhadap UMKM juga tercermin dari jumlah penyaluran pembiayaan UMKM. Hingga Agustus 2025, BSI telah menyalurkan Rp 52,18 triliun pembiayaan untuk sektor UMKM atau sekitar lebih dari 356 ribu number of account (NOA).

Adsense

Selanjutnya, tahun ini juga BSI mendapat amanah KUR Syariah sebesar Rp 17 triliun. Jumlah ini meningkat 5,9 persen dari tahun sebelumnya sekitar Rp 16 triliun.

Baca juga : Perayaan Kathina, Perkuat Persatuan dan Harmoni

“Dengan capaian tersebut, BSI optimis dapat menutup tahun 2025 dengan penyaluran KUR dapat terserap optimal,” ujarnya.

Hal ini juga didukung dari berbagai stimulus dan kebijakan Pemerintah yang pro kerakyatan sehingga meningkatkan daya beli masyarakat dan menggerakkan UMKM.

Saat ini sebaran penyerapan KUR Syariah tertinggi di BSI tersebar di berbagai wilayah yakni di Aceh, Jawa Barat dan Jawa Timur. Daerah-daerah tersebut dinilai memiliki pelaku UMKM yang tinggi dan menyerap banyak tenaga kerja.

Anggoro mengatakan, ‘UMKM Naik Kelas’ menjadi komitmen BSI untuk memperkuat peran grassroot ekonomi, mulai dari pendampingan usaha non-bankable hingga mapan.

“Selain tentunya akses permodalan melalui pembiayaan syariah,” ungkapnya.

Baca juga : Komisi X DPR Bahas Revisi UU Sisdiknas, Perkuat Pendidikan Keagamaan

Hal lain yang menjadi penguatan BSI untuk UMKM adalah akselerasi layanan digital. Mulai dari Platform seperti Portal UMKM BSI dan Portal Salam Digital menjadi alat penting dalam ekosistem ini.

Portal UMKM BSI dirancang untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kompetensi sekaligus membangun awareness produknya, sementara Portal Salam Digital memudahkan masyarakat dalam mengajukan pembiayaan mikro secara digital.

Selain itu, penyediaan supperapps BYOND by BSI dan BEWIZE by BSI yang dirancang untuk aktivitas layanan perbankan dan kegiatan usahanya.

Menko Airlangga mengatakan, program ini menjadi program kolaborasi seluruh pihak untuk mendorong ekonomi nasional terutama sektor-sektor usaha produktif. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense