BREAKING NEWS
 

Terima Inbreng Lahan 5,6 Triliun, GMF Aero Asia Perkuat Transformasi

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Sabtu, 25 Oktober 2025 07:14 WIB
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLU) Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI), Jumat (25/10/2025). (Foto: Dok. GMFi)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) meneguhkan langkah transformasi korporasinya lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Jumat (24/10/2025).

Dalam rapat tersebut, para pemegang saham menyetujui dua agenda utama, yakni rencana Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) dan perubahan Anggaran Dasar Perseroan terkait penyesuaian struktur permodalan.

RUPSLB dihadiri pemegang saham yang mewakili 34,79 miliar lembar saham atau setara 92,64 persen dari total saham yang telah diterbitkan Perseroan.

Jumlah tersebut terdiri atas 28,23 miliar saham Seri A dan 9,33 miliar saham Seri B, sehingga memenuhi ketentuan kuorum sesuai Anggaran Dasar Perseroan.

Baca juga : Kantongi Laba Bersih Rp 15,12 Triliun, Kinerja BNI Moncer Di Semua Lini Bisnis

Melalui aksi korporasi PMHMETD, GMFI akan menerima penyetoran modal non tunai (inbreng) dari PT Angkasa Pura Indonesia (API) berupa lahan seluas 972.123 meter persegi di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, mencakup area operasional utama Hanggar 1 hingga Hanggar 4. Nilai aset yang disetorkan mencapai Rp5,66 triliun.

Aset strategis tersebut akan menjadi bagian vital dari kegiatan perawatan pesawat GMFI dan resmi menjadi milik Perseroan, memperkuat basis operasional serta meningkatkan nilai perusahaan.

Adsense

Direktur Utama GMFI Andi Fahrurrozi mengatakan, langkah korporasi ini menjadi bagian strategis dari upaya penguatan struktur permodalan dan fundamental keuangan GMFI. 

"Perubahan ini menandai kondisi keuangan yang semakin solid, sekaligus membuka ruang pertumbuhan yang lebih berkelanjutan," kata Andi.

Baca juga : Terima LHP Triwulan III-2025, Menag Minta Itjen Kemenag Perkuat Fungsi Early Warning

Adapun, penyertaan modal dari API juga merupakan bagian dari program restrukturisasi Garuda Indonesia yang telah disetujui Pemerintah, dan menegaskan integrasi strategis antara GMFI dan ekosistem aviasi nasional.

Andi menilai, langkah ini menjadi fase penting dari transformasi menyeluruh Perseroan. Menurutnya, aksi korporasi ini bukan sekadar langkah finansial, tetapi pondasi strategis agar GMFI dapat bergerak lebih lincah dan berkelanjutan.

"Dengan memiliki aset strategis dan struktur permodalan yang lebih kuat, GMFI siap memperluas kapasitas bisnis, memperkuat kemandirian operasional, serta memperkokoh posisinya sebagai MRO terintegrasi yang andal di tingkat global," ujarnya.

Andi memastikan, dana hasil PMHMETD akan dimanfaatkan sebagai modal kerja untuk mendukung kegiatan operasional, menjaga standar keselamatan dan kualitas layanan, serta memperkuat kepercayaan pelanggan.

Baca juga : Dukung Satu Tahun Pemerintahan, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Transformasi

Sinergi dengan API juga membuka peluang kolaborasi lintas sektor dalam ekosistem aviasi nasional, memperkuat posisi GMFI sebagai perusahaan Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) kebanggaan Indonesia yang siap bersaing di pasar global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense