Dark/Light Mode

Kantongi Laba Bersih Rp 15,12 Triliun, Kinerja BNI Moncer Di Semua Lini Bisnis

Sabtu, 25 Oktober 2025 06:40 WIB
Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Putrama Wahju Setyawan (kedua kiri), Direktur Treasury dan International Banking Abu Santosa Sudradjat (kiri), Direktur Finance & Strategy Hussein Paolo Kartadjoemena (kedua kanan) dan Direktur Risk Management David Pirzada, berbincang sebelum Paparan Kinerja Kuartal III-2025 di Jakarta, Jumat (24/10/2025). (Foto: Antara Foto/Muhammaad Iqbal/YU)
Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Putrama Wahju Setyawan (kedua kiri), Direktur Treasury dan International Banking Abu Santosa Sudradjat (kiri), Direktur Finance & Strategy Hussein Paolo Kartadjoemena (kedua kanan) dan Direktur Risk Management David Pirzada, berbincang sebelum Paparan Kinerja Kuartal III-2025 di Jakarta, Jumat (24/10/2025). (Foto: Antara Foto/Muhammaad Iqbal/YU)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kinerja PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI tetap moncer meskipun perekonomian global belum sepenuhnya stabil. Hal itu tercermin dari semua lini bisnis bank pelat merah itu yang mencatat capaian positif.

Hingga akhir September 2025 atau kuartal III-2025, total penyaluran kredit BNI tumbuh 10,5 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 812,2 triliun. BNI juga membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 15,12 triliun hingga akhir September 2025. 

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan, capaian ini menunjukkan efektivitas strategi transformasi dan kemampuan BNI menjaga profitabilitas jangka panjang, melalui tata kelola yang prudent

“Penguatan fundamental, efisiensi pendanaan, serta transformasi digital yang semakin matang menjadi pilar utama ketahanan dan pertumbuhan berkelanjutan perseroan,” ucap Putrama dalam keterangan resmi, Jumat (24/10/2025). 

Baca juga : Golkar Rame-rame Kunjungi Pondok Pesantren Al Khoziny

Putrama mengatakan, strategi penguatan kualitas portofolio dan efisiensi pendanaan yang disiplin membuat BNI tetap tangguh menghadapi volatilitas. Sekaligus menjaga keseimbangan pertumbuhan di seluruh segmen bisnis. 

“Keberhasilan ini menunjukkan kemampuan BNI untuk tetap adaptif dalam menghadapi tantangan, sambil terus mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” tegas Putrama. 

Capaian total kredit BNI yang tumbuh 10,5 persen yoy, ditopang oleh kredit korporasi naik 12,4 persen yoy, sebesar Rp 450,7 triliun. Terdiri dari peningkatan pembiayaan kepada korporasi swasta, BUMN (Badan Usaha Milik Negara), dan institusi. 

Kredit segmen menengah tumbuh 14,3 persen yoy, dan kredit UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) non-KUR (Kredit Usaha Rakyat) meningkat 13,9 persen yoy, menjadi Rp 46,3 triliun. 

Baca juga : Bentuk Economic Growth Partnership, RI Dan Inggris Perluas Kolaborasi Ekonomi

“Capaian kredit di berbagai sektor ini, menandakan komitmen BNI dalam memperkuat sektor riil dan mendorong kemandirian ekonomi nasional,” tuturnya. 

Segmen konsumer juga menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan 9,6 persen yoy menjadi Rp 150,2 triliun, ditopang pembiayaan KPR (Kredit Pemilikan Rumah), personal loan, dan kartu kredit. 

Putrama menyebut, sinergi dengan anak perusahaan turut memperkuat ekosistem bisnis BNI, tercermin dari pertumbuhan kredit usaha di level grup yang naik 15,3 persen yoy, menjadi Rp 17,4 triliun. 

Pertumbuhan kredit BNI kini lebih seimbang di seluruh segmen. Baik korporasi, menengah, maupun UMKM. 

Baca juga : Warga DKI Senang Tiang Monorel Akan Dibongkar

“Hal ini menunjukkan efektivitas strategi pembiayaan kami dalam menjaga kualitas aset, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor produktif,” ujarnya. 

Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena menambahkan, dari sisi permodalan, BNI mencatat rasio permodalan yang solid, dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) mencapai 21,1 persen, termasuk Tier-1 Capital yang tetap kuat. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.