BREAKING NEWS
 

Rencana Pelepasan Saham BSI Oleh Bank Mandiri: 

Lompatan Menuju Kemandirian Dan Skala Global Perbankan Syariah

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Jumat, 31 Oktober 2025 06:35 WIB
BSI tumbuh menjadi bank syariah terbesar di Indonesia dan salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. (Infografis: Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia tengah memasuki fase penting dalam pengembangan industri keuangan syariah. Salah satu langkah strategis yang tengah dikaji adalah rencana pelepasan sebagian saham Bank Mandiri di Bank Syariah Indonesia (BSI). Kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat posisi BSI sebagai entitas syariah yang mandiri dan kompetitif, sekaligus membuka jalan bagi akselerasi menuju panggung perbankan syariah global.

Ekonom senior Ryan Kiryanto menilai, langkah tersebut selaras dengan dinamika pertumbuhan BSI dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, BSI telah menunjukkan kematangan institusional dan fundamental bisnis yang kuat. 

“BSI telah melalui fase konsolidasi dan kini memasuki fase akselerasi,” ujar Ryan saat dihubungi Rakyat Merdeka, Kamis (30/10/2025). 

“Kemandirian korporasi menjadi salah satu elemen penting untuk memperluas ruang gerak strategis dan mempercepat proses pengambilan keputusan di tengah persaingan industri yang semakin dinamis.” 

Baca juga : Industri Agro Penggerak Utama Ekonomi Nasional

Ryan juga menekankan pentingnya tata kelola dan perencanaan jangka panjang pascatransisi. “Yang terpenting adalah memastikan kesiapan manajemen dalam mengelola BSI secara mandiri, termasuk arah strategi, mitigasi risiko, dan penguatan kapabilitas internal,” tambahnya. 

Terkait aspirasi BSI untuk berada di jajaran lima besar bank syariah global berdasarkan aset, Ryan menyarankan agar target tersebut dijadikan motivasi internal, bukan tekanan eksternal. “Konsistensi kinerja dan perbaikan berkelanjutan akan membawa reputasi global secara alami. Reputasi tidak dikejar, melainkan dibangun,” jelasnya. 

Adsense

Pandangan serupa disampaikan pengamat keuangan syariah Sutan Emir Hidayat. Ia menilai momentum ini dapat memperkuat ekosistem perbankan syariah nasional. 

“BSI saat ini berada pada posisi kuat, baik dari sisi kinerja maupun sentimen pasar. Kemandirian korporasi akan memberikan fleksibilitas untuk memperluas segmen dan mendorong inovasi produk syariah,” ujarnya kepada Rakyat Merdeka, Kamis (30/10/2025). “Dengan meningkatnya minat pada instrumen syariah global dan status BSI sebagai bank emas, peluang pertumbuhan jangka panjang semakin besar.” 

Baca juga : Pengganti Pasar Barito Di LA Belum Rampung

Meski demikian, Emir menegaskan pentingnya transisi yang hati-hati. “BSI selama ini memperoleh dukungan ekosistem yang kuat. Karena itu, transisi harus dilakukan secara bertahap dengan skenario yang matang, sehingga operasional dan persepsi pasar tetap terjaga,” tuturnya. 

Menurutnya, kunci keberhasilan terletak pada tiga hal: tata kelola dan manajemen risiko yang solid, penguatan permodalan, serta roadmap transisi yang terukur dan komunikatif. “Jika seluruh pilar tersebut dijalankan konsisten, BSI tidak hanya siap menjadi entitas mandiri, tetapi dapat menjadi kekuatan syariah regional,” katanya. 

Sejak merger pada 2021, BSI tumbuh menjadi bank syariah terbesar di Indonesia dan salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. Per September 2025, BSI mencatat total pembiayaan Rp 301 triliun, Dana Pihak Ketiga Rp 348 triliun, dan aset Rp 417 triliun–mencerminkan pertumbuhan dua digit dibandingkan tahun sebelumnya. 

Pemerintah melalui BPI Danantara bersama Bank Mandiri, BNI, dan BRI tengah menata struktur kepemilikan BSI untuk memperkuat nilai strategis bagi ekosistem keuangan nasional. Proses ini dilakukan secara bertahap dan terukur, termasuk penjajakan dengan calon investor strategis, guna memastikan transisi yang sehat, berkelanjutan, dan memberikan manfaat optimal bagi industri syariah Indonesia. 

Baca juga : Carabao Cup 2025/2026, Liverpool Kandas Di Markas Sendiri

Dengan langkah yang hatihati dan tata kelola yang kuat, Indonesia tengah mempersiapkan BSI bukan hanya sebagai kebanggaan nasional, tetapi sebagai pemain utama dalam lanskap keuangan syariah dunia– sebuah perjalanan panjang yang kini mulai memasuki babak yang lebih mandiri dan visioner. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense