BREAKING NEWS
 

Kemenperin Pastikan 22 Pabrik Di Cikande Bebas Radiasi Cs-137

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Senin, 10 November 2025 21:18 WIB
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Setia Diarta. (Foto: Kemenperin)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan proses dekontaminasi radiasi Cesium-137 (Cs-137) di Kawasan Industri Modern Cikande (MCIE), Serang, Banten telah rampung. Sebanyak 22 fasilitas produksi dinyatakan bersih dari paparan, sementara tujuh titik di luar kawasan masih dalam tahap pembersihan.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta, mengatakan penanganan dilakukan melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Bahaya Radiasi Cs-137 yang melibatkan berbagai instansi, termasuk Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).

“Tim satgas telah menyelesaikan proses dekontaminasi pada 22 fasilitas produksi yang sebelumnya ditemukan adanya kontaminasi radiasi Cs-137,” ujar Setia di Jakarta, Senin (10/11).

Baca juga : Mayoritas Dukung Pak Harto dan Gus Dur Pahlawan Nasional

Ia menjelaskan, untuk 12 titik kontaminasi di luar kawasan, tujuh lokasi sedang dalam proses dekontaminasi dan lima titik lainnya akan dilakukan penyegelan teknis melalui pengecoran atau penyemenan, sesuai rekomendasi Bapeten.

Adsense

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 15 industri peleburan logam dengan paparan radiasi Cs-137 dan non-Cs-137 sebesar 0,18 hingga 700 mikroSievert per jam. Selain itu, terdapat tiga industri pengelolaan limbah B3 dengan paparan 0,24–0,4 mikroSievert per jam, tiga industri makanan dengan paparan 1,6–152 mikroSievert per jam, serta enam lokasi timbunan dengan paparan tertinggi mencapai 10.000 mikroSievert per jam.

Kemenperin mewajibkan industri terkait untuk memastikan bahan baku bebas dari zat radioaktif dan melengkapi fasilitas dengan Continuous Emission Monitoring System (CEMS) serta Radiation Portal Monitoring (RPM) pada unit peleburan logam.

Baca juga : Terus Membaik, Korban Ledakan SMAN 7 Sudah Bisa Bicara, Pembelajaran Online

Sebelum otoritas Amerika Serikat melalui USFDA mengeluarkan import alert 99-51 terhadap produk udang asal Indonesia akibat dugaan kontaminasi Cs-137, Bea Cukai Belanda terlebih dahulu melaporkan temuan serupa pada produk sepatu kets dari Indonesia.

Laporan tersebut dikonfirmasi oleh otoritas radiasi Belanda ANVS, yang menemukan peningkatan paparan radiasi hingga 110 nanoSievert per jam pada beberapa kotak sepatu jauh di atas radiasi latar normal sebesar 20 nanoSievert per jam.

Temuan ini mendorong pemerintah memperketat pengawasan bahan baku dan memperkuat sistem monitoring radiasi di sektor industri guna menjamin keamanan produk ekspor nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense