RM.id Rakyat Merdeka - PT Perkebunan Nusantara III (Persero) bekerja sama dengan PT Hotel Indonesia Natour untuk penguatan layanan akomodasi nasional. Kolaborasi ini menargetkan efisiensi kegiatan korporasi dengan memanfaatkan jaringan hotel Badan Usaha Milik Negara.
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) sebagai Holding Perkebunan Nusantara Group meresmikan kolaborasi strategis dengan PT Hotel Indonesia Natour melalui penandatanganan Nota Kesepahaman tentang rencana penyediaan akomodasi dan layanan Meeting Incentive Conference and Exhibition. Kerja sama ini berlangsung di Gedung Sarinah Jakarta pada agenda resmi Holding InJourney.
Penandatanganan dilakukan Direktur SDM dan Umum PTPN III Endang Suraningsih bersama Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour Christine Hutabarat. Keduanya menyepakati penguatan layanan yang dianggap relevan dengan kebutuhan operasional PTPN Group.
"Kami ingin layanan akomodasi korporasi berjalan lebih efisien dan mendukung ekosistem pariwisata nasional" ujar Endang Suraningsih dalam siaran pers, Kamis (13/11/2025).
Setelah penandatanganan Nota Kesepahaman, kedua pihak mengikuti sesi penandatanganan Corporate Rate Agreement. Kesepakatan ini ditandatangani oleh SVP Procurement and General Affairs PTPN III Riza Pahlevi dan Group Head Sales and Marketing PT Hotel Indonesia Natour Agung Ismail.
Agenda lanjutan ini menjadi tindak lanjut operasional kerja sama yang akan diterapkan di seluruh jaringan hotel HIN. Jaringan tersebut mencakup layanan akomodasi dan fasilitas kegiatan MICE untuk kegiatan korporasi PTPN Group.
Baca juga : RI–Kongo Perkuat Kerja Sama Bangun Pasar Karbon Berintegritas Tinggi
Kerja sama ini membawa pendekatan baru bagi lingkungan Badan Usaha Milik Negara. Kedua perusahaan menekankan komitmen untuk menghadirkan efisiensi dan nilai tambah melalui sinergi layanan yang terintegrasi.
Endang menyebut kolaborasi ini juga bagian dari transformasi PTPN Group dalam optimalisasi aset dan efisiensi biaya. Ia menilai pemanfaatan jaringan hotel BUMN bisa memperkuat tata kelola layanan korporasi.
"Kolaborasi ini menjadi co creation lintas BUMN dan mendorong nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh stakeholders" kata Endang Suraningsih.
PT Hotel Indonesia Natour yang dikenal sebagai InJourney Hospitality berada di bawah PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney. Perusahaan ini mengelola 37 hotel dan menargetkan pengelolaan lebih dari 100 hotel BUMN dalam beberapa tahun mendatang.
Capaian tersebut membuka akses luas bagi PTPN Group untuk kegiatan operasional seperti pelatihan nasional, program korporasi, hingga kegiatan konferensi. Kolaborasi ini memberi ruang adaptasi bagi kedua pihak dalam memperluas standar layanan akomodasi.
Agung Ismail selaku perwakilan HIN menyampaikan kesiapan jaringan hotel dalam mendukung operasi PTPN Group. Ia menilai kemitraan ini membawa peluang baru untuk memperkuat layanan MICE nasional.
Baca juga : Pertagas Perkuat Budaya Inovasi Melalui Gas Innovation Awards 2025
"Kami siap menyediakan layanan akomodasi dan kegiatan korporasi sesuai jaringan hotel HIN" ujar Agung Ismail.
Kolaborasi ini diproyeksikan memberi manfaat pada pemerataan kegiatan korporasi di berbagai wilayah Indonesia. Jaringan hotel HIN terdapat di banyak kota sehingga memudahkan kegiatan operasional PTPN Group.
Kedua perusahaan menegaskan penerapan prinsip profesionalisme dan efisiensi pada kerja sama ini. Layanan akomodasi dan program meeting akan disusun berdasarkan kebutuhan operasional PTPN Group di seluruh wilayah kerja.
Christine Hutabarat menjelaskan bahwa HIN akan menyesuaikan layanan jaringan hotel dengan standar yang dibutuhkan PTPN Group. Ia menilai kerja sama ini penting untuk peningkatan kapasitas layanan hotel BUMN.
"HIN ingin memperkuat layanan akomodasi nasional bersama PTPN Group" kata Christine Hutabarat.
Kolaborasi ini juga memberi dampak pada ekosistem pariwisata nasional. Pemanfaatan jaringan hotel BUMN untuk kegiatan korporasi dinilai dapat menggerakkan aktivitas sektor jasa di berbagai daerah.
Baca juga : Pertamina Perkuat Transformasi SDM Menuju Era Human Capital 5.0
Penyediaan layanan MICE menjadi bagian penting dalam kerja sama ini. Hal tersebut memberi ruang bagi peningkatan kualitas fasilitas hotel yang dikelola HIN.
Riza Pahlevi dari PTPN III menekankan pentingnya perjanjian tarif korporat bagi pengelolaan biaya operasional. Ia menyebut perjanjian ini sebagai mekanisme resmi untuk menjaga konsistensi kualitas layanan.
"Perjanjian tarif ini mendukung efisiensi biaya operasional dan layanan korporasi" ujar Riza Pahlevi.
PTPN Group akan mulai mengintegrasikan layanan akomodasi melalui jaringan HIN dalam waktu dekat. Implementasi dilakukan berdasarkan kebutuhan operasional pada wilayah kerja di seluruh Indonesia.
Kedua perusahaan menyebut kerja sama ini sebagai kolaborasi jangka panjang. Mereka menilai sinergi antar perusahaan BUMN bisa memperkuat daya saing sektor perhotelan nasional.
Kerja sama ini ditutup dengan komitmen implementasi program meeting dan event partnership yang akan diterapkan secara bertahap. Penerapan dilakukan dengan orientasi keberlanjutan untuk menyesuaikan kebutuhan operasional masing masing entitas.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.