BREAKING NEWS
 

Munas XI Aspadin

Menperin Harap Industri AMDK Semakin Maju Dan Berdaya Saing

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : FAQIH MUBAROK
Minggu, 16 November 2025 22:23 WIB
Musyawarah Nasional (Munas) XI Aspadin di Hotel Ciputra, Jakarta Barat pada Rabu (12/11/2025). Foto: Dok Aspadin

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengapresiasi Perkumpulan/Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Seluruh Indonesia (Aspadin).

Agus Gumiwang menyebut, Aspadin telah mewadahi pelaku industri air minum dalam kemasan (AMDK) nasional dan menjadi mitra Pemerintah dalam membangun perindustrian nasional yang sehat dan berdaya saing.

Agus Gumiwang menyampaikan beberapa informasi terkait perkembangan industri pengolahan (manufaktur) nasional.yang cukup membanggakan. Data dari World Bank 2024 yang menempatkan Indonesia pada posisi pertama di kawasan ASEAN untuk Nilai Tambah Industri Pengolahan (Manufacturing Value Added/MVA) yang besarnya USD 265,07 miliar.

Nilai MVA Indonesia ini lebih dari dua kali lipat MVA peringkat kedua yang diduduki Thailand dengan besar USD 128,04 miliar. Indonesia juga berada di dalam tujuh negara berkembang utama di dunia, yakni Indonesia, Brasil, India, Filipina, Thailand, Vietnam dan Malaysia, dalam dua dimensi utama sektor manufaktur. Yakni: Pertumbuhan dan Kontribusi terhadap PDB.

Baca juga : Pengusaha UMKM Harus Manfaatkan Teknologi Agar Makin Kompetitif & Berdaya Saing

"AMDK menjadi bagian penting dari industri makanan dan minuman yang tumbuh sangat baik sekitar 6,49 persen pada triwulan II 2025," kata Agus Gumiwang saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XI Aspadin di Hotel Ciputra, Jakarta Barat pada Rabu (12/11/2025).

Agus Gumiwang berharap Aspadin semakin berkembang dan terus menjadi mitra Pemerintah mewujudkan industri AMDK yang maju dan berdaya saing.

Adsense

Deputi III Bidang Pengawasan Pangan Olahan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Elin Herlina menyampaikan pesan kepada anggota Aspadin agar mengambil peran terdepan dalam memastikan pemenuhan aspek-aspek mutu dan keamanan produk AMDK yang diproduksi dan dikonsumsi masyarakat.

"Aspadin harus menjadi mitra Pemerintah dalam penyelenggaraan semua kegiatan informasi, sosialisasi dan edukasi terkait hal-hal tersebut kepada anggotanya dan semua pemangku kepentingan," ujarnya.

Baca juga : Tamsil Linrung: Capaian MBG Harus Dorong Kemandirian Pangan Daerah

Ketua Umum Aspadin 2022-2025 Rachmat Hidayat menyampaikan, Aspadin yang didirikan pada 1991 oleh 36 produsen AMDK nasional atas prakarsa Kementerian Perindustrian saat ini sudah memiliki 323 anggota dengan 16 DPD yang menaungi 22 provinsi dari Aceh sampai Papua Barat.

Dia bilang, dengan semangat keguyuban di antara anggota, MUNAS XI ini merupakan perwujudan dari anggota Aspadin sesuai dengan AD/ART yang menjadi penentu arah kebijakan Aspadin untuk tiga tahun ke depan.

"Aspadin senantiasa menjadi mitra Pemerintah untuk mewujudkan kesehatan masyarakat untuk mencapai tujuan nasional yang berdasarkan Pancasila melalui industri AMDK yang maju dan berkembang," ucapnya.

Asisten Deputi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dr. Atong Sukirman, sebagai narasumber dalam seminar pembukaan Munas ini mengatakan, Pemerintah senantiasa memantau dan memperhatikan situasi ekonomi nasional dan terus menciptakan iklim kebijakan yang kondusif bagi perkembangan industri nasional.

Baca juga : Mantap! RI Jadi Negara Investasi Industri Halal Terbesar Dunia

Ketua Umum Aspadin terpilih dalam Munas XI, Firman Sukirman menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan terima kasih kepada Pemerintah dan semua pihak yang telah mendukung sehingga Munas XI berjalan sukses dan sesuai dengan semua kaidah peraturan yang berlaku termasuk AD/ART.

Firman menegaskan kembali komitmen Aspadin untuk terus menjadi mitra Pemerintah dalam mensuskeskan pembangunan ekonomi nasional bersama-sama dengan semua pemangku kepentingan yang terkait. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense