Dark/Light Mode

Mantap! RI Jadi Negara Investasi Industri Halal Terbesar Dunia

Selasa, 11 November 2025 13:28 WIB
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Aditya Nugroho/Rakyat Merdeka)
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Aditya Nugroho/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia menempati peringkat pertama sebagai negara dengan nilai investasi terbesar di sektor industri halal dunia.

Hal itu berdasarkan data State of The Global Islamic Economy Report (SGIER) 2024/2025.

Baca juga : Qlola by BRI Raih Penghargaan Dalam Anugerah Inovasi Indonesia 2025

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, sepanjang periode 2023–2024, nilai investasi industri halal di Indonesia mencapai 1,6 miliar dolar AS, atau sekitar 27 persen dari total investasi global sebesar 5,8 miliar dolar AS yang berasal dari lima negara utama, yakni Indonesia, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Maroko, dan Malaysia.

“Capaian ini menunjukkan bahwa Indonesia semakin dipercaya sebagai pusat investasi halal dunia. Ekosistem industri halal kita terus tumbuh positif,” kata Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama antara Kementerian Perindustrian dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Baca juga : Menperin: RI Siap Jadi Pusat Industri Kosmetik Halal Dunia

Namun, Menperin mengakui, kinerja ekspor produk halal Indonesia masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan data SGIER, pada 2023 ekspor produk halal Indonesia ke negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) baru mencapai 12,33 miliar dolar AS, menempatkan Indonesia di urutan ke-9 dunia.

Sementara itu, nilai impor produk halal Indonesia dari negara-negara OKI masih jauh lebih besar, yakni 29,64 miliar dolar AS pada periode yang sama.

Baca juga : 4 Kali Jadi Semifinalis Dan Runner-up, Putri KW Digembleng Tembus 5 Besar Dunia

“Kondisi ini harus menjadi refleksi kita bersama untuk bangkit. Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam, basis industri yang terus tumbuh kuat, serta pasar domestik besar. Semua ini adalah comparative advantage untuk menjadikan Indonesia produsen dan pengekspor utama produk halal di masa mendatang,” ujarnya..

Penandatanganan kerja sama antara Kemenperin dan BPJPH bertujuan memperkuat ekosistem industri halal nasional agar mampu bersaing di tingkat global. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan serta jajaran pejabat Kemenperin dan perwakilan pelaku industri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.