RM.id Rakyat Merdeka - Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing melihat, serangan buzzer terhadap Pertamina belakangan ini bukan fenomena alami. Ia menilai, ada gerakan sistematis dari mafia minyak dan gas (migas) yang ingin menjatuhkan Pertamina sebagai benteng terakhir ketahanan energi nasional.
“Serangan buzzer kepada Pertamina adalah sebuah target dari mafia migas untuk menjatuhkan Pertamina yang selama ini menjadi salah satu perusahaan pelat merah yang menguasai energi nasional. Berbagai cara dilakukan untuk menjatuhkan Pertamina,” kata Emrus, Senin (24/11/2025).
Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pelita Harapan (UPH) ini menjelaskan, mafia migas memanfaatkan buzzer sebagai senjata opini untuk melemahkan posisi Pertamina di mata publik. Aksi itu dilakukan agar Pertamina terlihat gagal mengelola energi nasional.
Baca juga : Totok Daryanto Dukung Langkah Tegas Pemerintah Berantas Tambang Ilegal
“Mafia migas manfaatkan buzzer untuk hancurkan Pertamina, agar tidak bisa menjadi pengendalian energi nasional,” jelasnya.
Emrus menekankan pentingnya dukungan publik terhadap Pertamina dalam situasi ini. Ia memprediksi, serangan mafia migas akan terus terjadi selama Pertamina memperkuat tata kelola dan struktur pengendalian energi nasional.
“Masyarakat harus mendukung untuk selamatkan Pertamina dari buzzer yang dimiliki mafia migas. Kita lawan mafia migas agar Pertamina maju,” ucapnya.
Baca juga : Malut United Pertahankan Rekor Tanpa Kalah di Tangerang
Emrus pun optimistis, publik kini lebih cerdas dan tidak mudah diprovokasi oleh opini negatif yang sengaja digencarkan untuk merusak citra Pertamina.
“Tentunya saat ini masyarakat lebih pintar tidak mudah terprovokasi oleh pihak mana pun. Masyarakat juga tidak mau Pertamina kalah oleh perlawanan mafia migas,” kata dia.
Ia menyebut, mafia migas selalu memanfaatkan berbagai kelemahan Pertamina sebagai bahan serangan. Karena itu, melindungi Pertamina harus menjadi kepentingan bersama. “Kita harus menjaga Pertamina dari kepentingan yang ingin menghancurkannya,” ujarnya.
Baca juga : Ara Teruskan Perjuangan Sabam Dukung Palestina Merdeka
Emrus menegaskan, keberlangsungan tata kelola energi nasional sangat bergantung pada kemampuan Pertamina menghadapi serangan kelompok mafia migas. “Masyarakat harus melawan mafia migas agar pertumbuhan energi nasional tetap terjaga. Jangan sampai mafia migas merusak tata kelola yang telah dibangun oleh Pertamina selama ini,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.