RM.id Rakyat Merdeka - Jasa Raharja terus menghadirkan pendekatan baru dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Teranyar, Jasa Raharja menggandeng aparatur kecamatan dan desa sebagai mitra strategis di tingkat akar rumput. Melalui kampanye keselamatan yang dilaksanakan serentak di 52 loket, Jasa Raharja mendorong terbentuknya agen-agen keselamatan yang berperan aktif memperkuat budaya tertib berlalu lintas di komunitas masing-masing.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana menegaskan langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen Jasa Raharja dalam menjalankan kampanye keselamatan yang berdampak dan tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan program keselamatan berjalan dari tingkat komunitas, dipimpin oleh figur yang dihormati masyarakat setempat. Pendekatan berbasis domisili korban membantu kami melihat pola risiko secara lebih jelas, sehingga intervensi dapat diberikan di tempat yang paling membutuhkan,” kata Dewi, dalam keterangannya, Sabtu (29/11/2025).
Menurutnya, program ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan bertema keselamatan untuk Indonesia maju. Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat strategi keselamatan berbasis domisili korban sebagai pendekatan baru yang lebih fokus pada pengubahan perilaku masyarakat.
Baca juga : PLN EPI Perkuat Ekosistem Bioenergi lewat Kolaborasi Swasta dan Koperasi
Selama ini, tambah Dewi, program keselamatan umumnya menitikberatkan pada penanganan 10 titik rawan kecelakaan teratas. Sementara, tingginya kontribusi faktor human error menunjukkan perlunya upaya yang lebih komprehensif dan menyentuh ranah komunitas.
Untuk itu, aparatur kecamatan dan desa dinilai memiliki posisi strategis dalam pendekatan ini. Dengan kedekatan sosial dan pemahaman terhadap karakteristik wilayah, mereka diyakini mampu menjadi agen keselamatan Transportasi yang efektif.
Kehadiran mereka, diakui Dewi, membuka ruang edukasi, pengawasan, dan pendampingan yang lebih intensif sekaligus berkelanjutan. Pendekatan socio engineering melalui aparatur lokal juga diharapkan menciptakan multiplier effect. Di mana, satu aparatur dapat menjangkau ratusan warga di wilayahnya.
Program difokuskan pada peringkat tiga teratas dari kecamatan domisili korban kecelakaan di 10 wilayah pareto nasional. Terdiri dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatra Utara, DI Yogyakarta, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, Banten, Sumatra Barat, dan Sumatra Selatan. Total terdapat 156 kecamatan sasaran dengan estimasi 10.920 aparatur kecamatan dan desa yang akan berperan sebagai Agen Keselamatan Transportasi.
Baca juga : Cegah Kejahatan Siber, BRI Terua Edukasi Kerahasiaan Data & Transaksi Perbankan
Pelaksanaan kegiatan berlangsung sejak November hingga Desember 2025 dengan melibatkan narasumber dari berbagai pemangku kepentingan. Termasuk kepolisian dan pakar keselamatan transportasi. Setiap sesi program mencakup empat tahapan kunci.
Pertama, sosialisasi data untuk meningkatkan kesadaran risiko. Kedua, edukasi solusi oleh kepolisian, Jasa Raharja, dan para ahli. Ketiga, diskusi interaktif untuk menghasilkan ide konkret sesuai kebutuhan wilayah. Keempat, deklarasi komitmen sebagai penguatan moral dalam menjalankan peran agen keselamatan.
Dewi menegaskan pentingnya memahami pola risiko dan karakter sosial masyarakat sebelum melakukan intervensi keselamatan.
“Pendekatan keselamatan harus berangkat dari pemahaman yang utuh tentang pola risiko dan kondisi sosial masyarakat. Karena itu, keterlibatan aparatur kecamatan dan desa menjadi kunci agar pesan keselamatan bukan hanya disampaikan, tetapi benar-benar dihidupi dalam keseharian,” jelas Dewi.
Baca juga : Jasindo Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Asuransi Tani Padi Di Kalteng
Melalui pendekatan berbasis domisili dan pemberdayaan aparatur lokal, program ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem keselamatan yang lebih langsung menyentuh perilaku masyarakat. Jasa Raharja menargetkan peningkatan pemahaman peserta, tersusunnya rencana aksi berkelanjutan, serta penurunan angka kecelakaan di wilayah prioritas.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.