BREAKING NEWS
 

Sinergi Pemerintah Dan Bank Sentral Kokoh

Presiden Prabowo Apresiasi BI Jaga Pertumbuhan Ekonomi RI

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : FAZRY
Selasa, 2 Desember 2025 06:35 WIB
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan pada PTBI 2025. (Foto: Dok. Bank Indonesia)

 Sebelumnya 
BI juga menekankan dukungannya terhadap program hilirisasi dan industrialisasi nasional, yang memerlukan pembiayaan besar dari berbagai sumber. Termasuk perbankan, pasar modal, investasi asing, dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan pengelolaan defisit fiskal yang ketat. 

Selain itu, Perry menegaskan, sinergi untuk akselerasi ekonomi digital nasional melalui infrastruktur, transformasi, dan inovasi. Pemerintahan digital, keamanan siber, dan pelindungan konsumen. 

Baca juga : BUMN Gercep Bantu Korban Bencana Alam

Menurutnya, BI akan terus mengakselerasi digitalisasi sistem pembayaran, yakni dari QRIS hingga digitalisasi bantuan sosial (bansos) dan transaksi keuangan daerah. Per Oktober 2025, tercatat transaksi digital payment tercatat 4,45 miliar transaksi atau tumbuh sebesar 31,20 persen. Transaksi QRIS terus tumbuh pesat sebesar 139,45 persen (year on year/yoy), dengan jumlah pengguna mencapai 58,30 juta dan jumlah merchant 41,19 juta. 

Arah Kebijakan 2026 

Gubernur BI Perry menyampaikan, bauran kebijakan BI pada 2026 akan terus diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjaga stabilitas. 

Baca juga : Dagang Apa Aja Laku, Pengangguran Tinggi

“Ini didasarkan pada pertimbangan, bahwa siklus ekonomi dan siklus keuangan Indonesia masih di bawah potensial, dan sedang meningkat menuju optimal pada 2027-2028,” ungkapnya. 

Dengan perkiraan tetap rendahnya inflasi pada 2026 dan 2027, kebijakan moneter pada 2026 akan diarahkan pada masih terbukanya ruang, ikut mendukung pertumbuhan ekonomi (pro-growth), dengan tetap menjaga stabilitas nilai tukar rupiah (pro-stability), khususnya dari masih berlanjutnya ketidakpastian global. 

Baca juga : KPK: Ada Kongkalikong Di Pemberian Pembiayaan

Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran pada 2026 tetap diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi (pro-growth). 

BI Beri Apresiasi Daerah 

Pada momen ini, Bank Indonesia memberikan penghargaan terhadap Tim Pengendalian Inflasi Daerah dengan kinerja terbaik (TPID Award), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah yang berhasil mengakselerasi digitalisasi keuangan daerah (TP2DD Championship) dan penghargaan untuk 47 mitra strategis terkait system keuangan dan pembayaran (BI Award 2025), serta tiga Special Award sebagai bentuk penghargaan kepada Mitra Strategis BI dalam menjaga nasionalisme dan kedaulatan RI, serta mendukung semangat Asta Cita hingga ke pelosok negeri. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense