BREAKING NEWS
 

BI Tegaskan Rupiah Sah Dipakai Tunai Maupun Nontunai

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : ADITYA NUGROHO
Selasa, 23 Desember 2025 21:06 WIB
Foto: Khairizal Anwar/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa penggunaan mata uang Rupiah dalam transaksi pembayaran tidak dibatasi oleh metode atau kanal pembayaran, baik tunai maupun nontunai, seiring berkembangnya sistem pembayaran digital di Indonesia.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso mengatakan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang secara tegas mengatur kewajiban penggunaan Rupiah, bukan pada pilihan metode pembayarannya.

“Pasal 33 ayat (2) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 secara eksplisit mengatur kewajiban penggunaan mata uang Rupiah, bukan pada pemilihan metode atau kanal pembayarannya, apakah tunai atau nontunai,” kata Ramdan dalam keterangan resmi BI di Jakarta, Selasa.

Baca juga : KPK Beberkan Kronologi Penyerahan Diri Kasi Datun Kejari HSU

Ia menjelaskan masyarakat memiliki fleksibilitas dalam menggunakan Rupiah melalui berbagai kanal pembayaran sesuai kebutuhan dan kesepakatan para pihak yang bertransaksi.

Adsense

Menurut Ramdan, penggunaan Rupiah dapat dilakukan baik secara tunai maupun nontunai, termasuk melalui kartu pembayaran dan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

“Masyarakat dapat menggunakan Rupiah melalui kanal tunai maupun nontunai dalam setiap transaksi. Pemilihan kanal tersebut bersifat fleksibel dan didasarkan pada kenyamanan serta kesepakatan antara pihak yang bertransaksi,” ujarnya.

Baca juga : Masjid Terdampak Bencana Di Aceh Kembali Dipakai Usai Dibersihkan Polri

Sejalan dengan pengembangan sistem pembayaran nasional, Bank Indonesia terus mendorong perluasan penggunaan pembayaran nontunai karena dinilai cepat, mudah, murah, aman, dan andal, sekaligus meminimalkan risiko peredaran uang palsu.

Meski demikian, BI menegaskan uang tunai masih memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, terutama untuk menjawab tantangan kondisi demografi dan geografis Indonesia yang beragam.

“Tantangan demografi dan geografis di Indonesia membuat uang tunai masih sangat diperlukan dan tetap digunakan dalam berbagai transaksi di sejumlah wilayah,” kata Ramdan.

Baca juga : Alasan Mitsubishi Pajero Sport Nyaman Dipakai Harian Dan Road Trip

Bank Indonesia memastikan akan terus menjaga ketersediaan uang Rupiah layak edar di masyarakat, sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran nontunai yang inklusif agar kedua sistem tersebut dapat berjalan berdampingan sesuai kebutuhan masyarakat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense