RM.id Rakyat Merdeka - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), anggota Pupuk Indonesia Holding Company, kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian nasional melalui program One Day Promotion (ODP). Program yang digelar di 10 provinsi tersebut berhasil mencatatkan penjualan pupuk nonsubsidi hingga 836 ribu ton.
Direktur Keuangan & Umum Pupuk Kaltim, Qomaruzzaman mengatakan ODP menjadi langkah strategis perusahaan dalam mendukung program prioritas pemerintah menuju swasembada pangan nasional.
“One Day Promotion merupakan wujud rasa syukur kami di usia ke-48 tahun. Melalui program ini, kami ingin memberikan kemudahan bagi petani untuk mengakses pupuk nonsubsidi yang berkualitas guna mendukung produktivitas pertanian,” kata Qomaruzzaman kepada wartawan, Jumat (26/12/2025).
Baca juga : Nenek Hidup Kembali Saat Akan Dikremasi
Rangkaian program ODP dilaksanakan pada 16 November hingga 5 Desember 2025 dengan melibatkan jaringan kios serta mitra distribusi resmi Pupuk Kaltim. Kegiatan ini digelar di 48 titik yang tersebar di 10 provinsi. Yakni Sumatera Utara, Riau, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.
Dalam program tersebut, Pupuk Kaltim menyediakan berbagai produk pupuk non-subsidi yang disesuaikan dengan kebutuhan komoditas dan karakteristik wilayah. Produk yang ditawarkan antara lain Pupuk Urea Nitrea, Pupuk Daun Buah, Pupuk Urea Daun Buah Plus Microba, Pupuk NPK Pelangi, Pupuk NPK JOS, Pupuk Hayati Ecofert, serta Biodekomposer Biodex.
ODP dirancang sebagai program penjualan langsung kepada petani. Di mana setiap pembelian minimal 20 kilogram per produk mendapatkan satu kupon undian yang diundi pada hari pelaksanaan. Skema ini terbukti efektif meningkatkan antusiasme petani, yang tercermin dari capaian penjualan ratusan ribu ton pupuk selama program berlangsung.
Baca juga : Imbas Pemotongan DBH, Kegiatan Kesbangpol DKI Difokuskan Di Gedung Pemprov
Selain penjualan langsung, Pupuk Kaltim juga menggelar Pameran Produk di tujuh dari 10 provinsi lokasi ODP. Pameran ini menjadi sarana edukasi dan dialog antara petani dan agronomis Pupuk Kaltim. Sehingga petani memperoleh pemahaman lebih mendalam terkait penggunaan produk serta rekomendasi pemupukan berimbang sesuai kebutuhan tanaman.
“Program ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada petani sebagai pahlawan pangan nasional. Pupuk Kaltim berkomitmen untuk terus hadir lebih dekat dengan petani dan menyediakan produk berkualitas serta terjangkau untuk menjawab kebutuhan pertanian Indonesia,” tambah Qomaruzzaman.
Antusiasme petani juga terlihat dari pengalaman Imam, petani asal Dusun Gerbong, Nganjuk, Jawa Timur, yang mengikuti program ODP. Ia mengaku tidak hanya memperoleh pupuk dengan harga lebih terjangkau, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai pemupukan yang tepat.
Baca juga : ADV160 Jadi Primadona, Honda Raup Penjualan 562 Unit Di IMOS 2025
Salah satu pengetahuan yang diperolehnya adalah teknik mengombinasikan pupuk kimia dan pupuk hayati untuk meningkatkan kesuburan dan produktivitas lahan. Imam membagikan pengalamannya menggunakan kombinasi Pupuk Urea Nitrea dan Pupuk Hayati Ecofert.
“Tanah jadi lebih gembur, akar tanaman kuat, dan pertumbuhan lebih seragam. Meski penggunaan pupuk kimia berkurang, hasil panen tetap bagus, bahkan meningkat. Kombinasi ini benar-benar membantu pekerjaan di lahan jadi lebih ringan dan hasilnya lebih pasti,” ujar Imam.
Adapun program ODP merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Pupuk Kaltim ke-48. Sekaligus menjadi upaya nyata perusahaan untuk meningkatkan keterjangkauan pupuk bagi petani serta memperkenalkan produk-produk unggulan yang mendukung pertanian berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.