Dark/Light Mode

Nenek Hidup Kembali Saat Akan Dikremasi

Senin, 1 Desember 2025 07:13 WIB
Chonthirat Sakulkoo tampak terbaring di dalam peti mati. (Foto via Sky News)
Chonthirat Sakulkoo tampak terbaring di dalam peti mati. (Foto via Sky News)

RM.id  Rakyat Merdeka - Seorang nenek di Thailand hampir dikremasi hidup-hidup, karena disangka sudah meninggal dunia.

Chonthirat Sakulkoo (65) nama si nenek itu. Napasnya sempat terhenti di rumahnya di Provinsi Phitsanulok, utara Thailand. Sang kakak, Mongkol Sakulkoo memasukkannya ke dalam peti mati karena mengira saudarinya sudah meninggal.

Keluarganya membawa sang nenek menempuh perjalanan sekitar 500 km ke Ibu Kota, untuk dikremasi di kuil Wat Rat Prakhong Tham, Bangkok. Sesampainya di kuil, keluarga melakukan upacara kremasi.

Baca juga : Semen Padang Bidik Kebangkitan Saat Tantang Persijap Jepara

Tepat sebelum upacara itu dimulai, pengurus kuil mendengar ketukan samar dari dalam peti mati. Setelah peti dibuka, semua orang terkejut melihat wanita tersebut masih hidup.

“Saya melihat dia membuka matanya sedikit dan mengetuk sisi peti mati. Dia pasti sudah mengetuk cukup lama,” kata pengurus kuil, Pairat Soodthoop, sebagaimana dikutip Sky News.

Sebelumnya, kondisi kesehatan Chonthirat tidak baik-baik saja. Dia terbaring sakit selama sekitar dua tahun terakhir. Makin ke sini, kesehatannya memburuk. Terakhir, kondisinya tampak seperti telah berhenti bernapas.

Baca juga : Setelah Tes Kemampuan Akademik

Setelah wanita itu ditemukan hidup, dia diperiksa dan dibawa ke Rumah Sakit Bang Yai. Rumah sakit mengatakan, wanita itu terkena hipoglikemia, kondisi kadar gula sangat rendah.

Setelah dirawat sebentar, dia akhirnya dipulangkan kembali kepada saudaranya. Pihak kuil pun berjanji untuk menanggung biaya pengobatannya.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.