BREAKING NEWS
 

Volume Angkutan Kontainer KAI Logistik Tembus 2,5 Juta Ton di 2025

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Kamis, 29 Januari 2026 19:49 WIB
Foto: Dok. KAI Logistik

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertumbuhan volume angkutan kontainer PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) melonjak sebesar 8 persen dari 2,3 juta ton menjadi 2,5 juta ton di sepanjang 2025.

Capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan angkutan kontainer KAI Logistik yang merupakan salah satu layanan pada segmen KALOG Plus sebagai solusi distribusi barang skala besar yang andal, tepat waktu, dan efisien.

Direktur Komersial KAI Logistik Fahdel Akbar mengatakan, kinerja positif tersebut semakin menguat pada triwulan IV-2025.

Pada periode ini, volume angkutan kontainer tumbuh sekitar 17 persen atau mencapai lebih dari 701 ribu ton, lebih tinggi dibandingkan rata-rata tiga triwulan sebelumnya yang berada di kisaran 600 ribu ton.

“Tren ini menunjukkan peningkatan permintaan yang konsisten sekaligus kepercayaan pelanggan terhadap kualitas layanan KAI Logistik,” kata Fahdel dalam keterangan resmi, Kamis (29/1/2026).

Baca juga : KAI Logistik Kelola 22,9 juta Ton Barang di 2025

Peningkatan volume sepanjang 2025 didorong  berbagai langkah optimalisasi layanan angkutan kontainer. Salah satunya tercermin dari peningkatan volume pada segmen angkutan reefer yang menegaskan kepercayaan pelanggan terhadap moda kereta api sebagai solusi distribusi produk segar dan perishable.

“Pertumbuhan angkutan kontainer juga ditopang oleh pengembangan infrastruktur dan peningkatan kapasitas operasional,” tutur Fahdel.

Melalui peningkatan kapasitas Container Yard (CY) Klari yang mampu melayani penambahan volume hingga ±1.360 TEUs per bulan, pengembangan Kawasan Ronggowarsito, serta penambahan kapasitas angkut melalui pengoperasian KA KALOG 3.

Sejalan dengan peningkatan layanan, KAI Logistik juga memperluas sertifikasi halal ke Terminal Ronggowarsito, melengkapi tiga titik yang telah tersertifikasi, yakni Terminal Barang Area Sungai Lagoa, Klari, dan Kalimas.

Adsense

Fahdel mengatakan, penambahan titik layanan bersertifikat halal ini memberikan jaminan kepatuhan syariah bagi pelanggan, khususnya di sektor industri halal. Seperti makanan dan minuman, farmasi, kosmetik, serta produk Fast-Moving Consumer Goods (FMCG). Dari sisi komposisi pelanggan, angkutan kontainer didukung oleh beragam sektor industri.

Baca juga : Volume Angkutan Limbah B3 KAI Logistik Naik 37 Persen Tembus 14.256 Ton Di 2025

Perusahaan forwarding masih menjadi kontributor utama dengan porsi sekitar 85 persen, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan konsolidasi muatan dan distribusi antar-kawasan.

Sektor FMCG berkontribusi sekitar 11 persen, yang didorong oleh permintaan distribusi yang stabil dan berkelanjutan.

“Adapun sektor shipping dan logistik pelayaran memberikan kontribusi sekitar 4 persen,” sebutnya.

Sejalan dengan pertumbuhan bisnis, KAI Logistik juga memperkuat komitmen terhadap green logistics melalui berbagai inovasi berkelanjutan.

“Komitmen kami terhadap green logistics tidak hanya pada inisiatif pencantuman informasi emisi di invoice pelanggan,” kata Fahdel.

Baca juga : Penjualan Emas Di Byond BSI Tembus 2,18 Ton Per Desember 2025

KAI Logistik telah melangkah lebih jauh dengan penguatan komitmen melalui perhitungan emisi Gas Rumah Kaca Tier 3 dan pelaporan emisi sesuai standar ISO 14083.

“KAI Logistik menjadi pionir dalam implementasi ini di sektor logistik perkeretaapian,” tegas Fahdel.

Ke depan, KAI Logistik akan terus melakukan berbagai inovasi untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan pelanggan.

KAI Logistik berkomitmen untuk terus menambah relasi, meningkatkan kapasitas angkut, serta mengembangkan layanan dan infrastruktur logistik yang berkelanjutan.

“Langkah ini kami lakukan untuk mendukung kebutuhan pelanggan sekaligus memperkuat ekosistem logistik nasional yang lebih hijau dan efisien,” pungkas Fadhel.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense