Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja pengelolaan barang sejumlah 22,9 juta ton di sepanjang tahun 2025.
Kinerja tersebut membuktikan peran strategis perusahaan dalam industri logistik Tanah Air, khususnya dalam pengelolaan logistik berbasis kereta api.
Direktur Utama KAI Logistik Yuskal Setiawan mengatakan, capaian kinerja volume sejumlah 22,9 juta ton didominasi oleh lini batu bara dengan volume sekitar 16,9 juta ton, diikuti dengan layanan pra purna BBM/BBK sejumlah 3,1 juta ton, layanan kontainer 2,5 juta ton, semen dan limbah B3 sekitar 432 ribu ton hingga layanan kurir sebesar 65,6 ribu ton.
”Tahun 2025 menjadi tahun penuh dinamika dan tantangan. Walaupun capaian kinerja volume menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan tahun 2024, namun Perseroan dapat membukukan pendapatan usaha dengan pertumbuhan 4 persen sebesar Rp 1,1 triliun,” katanya dalam keterangan resmi, Selasa (21/1/2026).
Baca juga : Volume Angkutan Limbah B3 KAI Logistik Naik 37 Persen Tembus 14.256 Ton Di 2025
Yuskal mengatakan, dinamika industri khususnya industri batu bara memengaruhi capaian kinerja perusahaan.
“Walaupun kami menghadapi tantangan pada layanan pengelolaan batu bara, namun pihaknya juga menunjukkan pertumbuhan pada segmen layanan lain. Seperti angkutan kontainer, angkutan Limbah B3, layanan pra-purna BBM/BBK hingga angkutan ritel,” ujarnya.
Pada layanan angkutan kontainer, pertumbuhan volume menyentuh 8 persen yang didorong oleh sejumlah langkah strategis. Seperti peningkatan kapasitas melalui penambahan rangkaian dan perjalanan KA Kontainer, penguatan ekosistem logistik halal, hingga penguatan komitmen green logistic melalui pencantuman emisi karbon pada invoice pelanggan.
Sementara layanan Limbah B3, menjadi layanan dengan pertumbuhan tertinggi yakni 37 persen dengan jumlah volume lebih dari 14 ribu ton dibandingkan capaian tahun lalu sekitar 10 ribu ton.
Baca juga : Pelni Logistics Targetkan Bongkar Muat 56.482 TEUs di 2026
”Layanan ritel menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 11 persen,” ujar Yuskal.
Berbagai ekspansi dilakukan di sepanjang tahun 2025 di antaranya perluasan cakupan layanan termasuk ke seluruh Indonesia, perluasan titik layanan service point, penguatan kolaborasi dan kemitraan dengan pihak-pihak strategis, hingga penyempurnaan layanan seperti perlindungan asuransi sepeda motor dan layanan digital kurir melalui aplikasi KAI Logistik TRAX.
Menurut Yuskal, sepanjang tahun 2025, KAI Logistik telah menjalankan sejumlah langkah strategis untuk memastikan keberlangsungan dan penguatan bisnis.
Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui pengembangan layanan non-kereta api, seperti freight forwarding dan project logistics, yang menjadi portofolio andalan perusahaan dalam pengelolaan logistik berskala besar dan bermuatan berat.
Baca juga : Biodiesel B40 Sukses Tekan Impor Solar 3 Juta Ton Sepanjang 2025
“Selain itu, penguatan juga dilakukan pada rantai pasok lainnya, khususnya sektor pergudangan,” ujarnya.
Perseroan meningkatkan kapasitas layanan melalui pembangunan gudang di Cirebon yang mengedepankan prinsip efisiensi energi, dengan pemanfaatan teknologi dan sistem manajemen energi. Termasuk penggunaan panel surya on-grid berkapasitas 20 ribu watt pada fasilitas gudang seluas 1.452 meter persegi (m2).
Yuskal menegaskan, capaian sepanjang 2025 menjadi dasar bagi perusahaan untuk melangkah lebih kuat di tahun 2026.
“Melalui berbagai langkah penyempurnaan dan peningkatan berkelanjutan, perusahaan berkomitmen memperkuat kinerja operasional, kualitas layanan, dan daya saing guna menjawab tantangan industri logistik ke depan,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya