BREAKING NEWS
 

PSN Wanam Dikebut, Dermaga hingga Tangki BBM Ditargetkan Rampung 2026

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 4 Februari 2026 19:35 WIB
Foto: Jhonlin Group.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pembangunan infrastruktur Proyek Strategis Nasional (PSN) Wanam di Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, terus dipacu.

Sejumlah fasilitas utama seperti dermaga multipurpose, warehouse, hingga tangki bahan bakar minyak (BBM) kini berada dalam tahap konstruksi untuk menopang operasional kawasan pangan nasional tersebut.

Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas alat berat masih berlangsung intensif. Dari udara, kawasan pesisir Wanam terlihat dipenuhi jalan proyek, material baja, serta bangunan yang tengah dikerjakan.

Dermaga multipurpose tampak memanjang ke laut dan disiapkan sebagai jalur utama distribusi logistik. Di area darat, dua fasilitas vital sedang dibangun, yakni Warehouse Multipurpose dan tangki High Speed Diesel (HSD).

Tangki HSD berbentuk silinder berdiameter besar terlihat menonjol di tengah kawasan proyek, sementara rangka baja warehouse mulai berdiri di lahan yang sebagian masih tergenang air hujan.

Selain fasilitas utama tersebut, pembangunan jalan sepanjang 135 kilometer juga dilakukan dan direncanakan terhubung hingga Kota Merauke.

Saat ini, akses jalan tersebut masih digunakan khusus untuk kendaraan pengangkut material proyek.

Baca juga : Panjat Gedung 508 Meter Tanpa Tali Dan Pengaman

Tim Project Wanam, Gawang Kurniawan, menjelaskan tangki HSD dan warehouse disiapkan sebagai penopang utama operasional dermaga ke depan.

Tangki HSD dirancang memiliki kapasitas 1 x 5.000 meter kubik. Ia menargetkan pembangunan tangki HSD rampung pada April atau Mei 2026.

Sementara itu, dua unit warehouse multipurpose berukuran masing-masing 50 x 100 meter ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2026.

“Untuk target, tangki HSD selesai di bulan April atau Mei. Kemudian warehouse multipurpose dengan kapasitas 50 x 100 meter sebanyak dua unit ditargetkan rampung pertengahan tahun, sekitar Mei atau Juni,” ujar Gawang saat ditemui di Jetty Multipurpose Wanam, Sabtu (31/1/2026).

Warehouse tersebut akan difungsikan sebagai gudang serbaguna untuk mendukung kebutuhan logistik kawasan. Adapun tangki HSD nantinya terhubung langsung dengan dermaga melalui jalur pipa.

Adsense

Deputi Manager Project WIKA, Antonius Kurnianto, menyebut progres pembangunan tangki HSD saat ini telah mencapai 70 persen.

“Pengerjaan tangki HSD berkapasitas 5.000 ton saat ini progresnya sudah mencapai 70 persen. Pekerjaan yang tersisa meliputi bagian atap tangki serta fasilitas pipa dan pendukung lainnya,” kata Antonius.

Baca juga : TNI Bersihkan Sekolah dan Tempat Ibadah di Sumut, Sebagian Besar Sudah Rampung

Sementara itu, pembangunan warehouse multipurpose juga terus dikejar dengan progres mencapai 59 persen.

“Untuk gudang, progresnya 59 persen. Perhitungan ini berdasarkan material yang sudah seluruhnya datang dan pekerjaan di lapangan. Saat ini kami fokus pada pekerjaan erection dan pengecoran lantai,” ujarnya.

Antonius menjelaskan, tangki HSD akan menjadi pusat distribusi bahan bakar untuk mendukung operasional kawasan PSN Wanam.

“Nantinya BBM dari jetty akan dialirkan melalui jalur pipa menuju tangki HSD. Untuk distribusi selanjutnya akan dikelola oleh pemilik,” katanya.

Meski demikian, pembangunan di kawasan pesisir Papua Selatan masih menghadapi kendala cuaca, terutama angin kencang.

“Kendala utama memang cuaca. Pada Desember hingga Februari, angin di wilayah Papua cukup kencang sehingga kami harus ekstra hati-hati, terutama dalam pekerjaan setting,” ujarnya.

Di balik proyek PSN Wanam, terdapat keterlibatan pihak swasta sebagai mitra pemerintah, salah satunya Jhonlin Group milik pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam.

Baca juga : Jembatan Terus Dibangun, Desa-desa di Tapanuli Kian Tersambung

“Dalam benak saya hanya terlintas bagaimana gagasan Presiden terpilih Bapak Prabowo Subianto bisa tercapai. Bagaimanapun caranya, satu juta hektare harus terealisasi dan berhasil dalam tiga tahun tanpa berpikir untung rugi,” ujar Haji Isam, Kamis (1/8/2024).

Ia menegaskan keterlibatannya merupakan bentuk penugasan negara. “Ini adalah tugas negara yang diberikan kepada saya,” katanya saat memantau kedatangan alat berat di Wanam pada Juli 2024.

Pemerintah pun menegaskan bahwa PSN Wanam bukan proyek swasta. Dansatgas Pangan BKO Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan proyek tersebut merupakan program nasional.

“Ini adalah program nasional, proyek pemerintah. Karena proyek nasional, tujuannya tentu untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Rizal Ramdhani saat sosialisasi di Kampung Uli-Uli, Distrik Ilwayab, Merauke, Rabu (14/8/2024).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense