Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pendaki asal Amerika Serikat (AS), Alex Honnold, kembali melakukan aksi ekstrem yang hanya bisa dilakukan segelintir orang. Dia mendaki gedung pencakar langit Taipei 101 setinggi 508 meter di Taiwan tanpa tali maupun alat pengaman, Minggu (25/1/2026).
Melansir Sky News, Honnold dikenal lewat gaya panjat ekstrem free solo, yakni memanjat tanpa perlengkapan keselamatan apa pun.
Pria berusia 40 tahun itu menuntaskan pendakian salah satu gedung tertinggi di dunia tersebut dalam waktu sekitar 90 menit.
“Pemandangannya luar biasa, sungguh menakjubkan. Hari yang indah,” ujar Honnold usai mencapai puncak.
Baca juga : Jembatan Gantung Segera Sambungkan Kembali Desa Terisolasi di Aceh
Gedung Taipei 101 memiliki 101 lantai dengan desain khas menyerupai susunan bambu. Bagian tersulit berada di tengah bangunan, yang dikenal sebagai “kotak bambu”, dengan struktur menjorok ke luar dan permukaan yang curam.
Dalam pendakian ini, Honnold harus mengandalkan tonjolan-tonjolan kecil sebagai pijakan, bermanuver melewati ornamen besar, serta sesekali beristirahat di balkon-balkon sempit.
Aksi tersebut sempat tertunda sehari akibat hujan. Namun pada hari pelaksanaan, pendakian berjalan lancar meski angin kencang menerpa di ketinggian.
“Anginnya sangat kencang. Saya terus berpikir jangan sampai terjatuh dari puncak menara. Saya benar-benar menjaga keseimbangan,” tuturnya.
Baca juga : Indonesia Weekend Miner 2026 Bahas Strategi Daya Saing Tambang
Sorak sorai terdengar dari kerumunan penonton saat Honnold berhasil mencapai puncak. Pendakian kali ini terasa berbeda karena disiarkan langsung oleh Netflix dan disaksikan banyak orang. Tidak seperti kebiasaannya memanjat di lokasi terpencil tanpa penonton.
“Mereka mendoakan saya. Ini membuat pengalaman terasa lebih meriah. Semua orang begitu mendukung,” katanya.
Aksi di Taipei 101 menambah daftar panjang prestasi Honnold. Sebelumnya, dia mencetak sejarah sebagai orang pertama yang melakukan free solo di El Capitan, Taman Nasional Yosemite, pada 2017. Pendakian itu diabadikan dalam film dokumenter pemenang Oscar, Free Solo.
Meski Taipei 101 pernah dipanjat pendaki lain, Honnold menjadi satu-satunya pendaki yang menaklukkannya tanpa tali pengaman sama sekali.
Baca juga : Tiba di Gedung KPK, Bupati Sudewo Bungkam
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya