RM.id Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) bersama anak usahanya terus memperkuat keandalan infrastruktur gas nasional melalui revitalisasi Onshore Regasification Facility (ORF) Muara Karang milik PT Nusantara Regas. Hingga kini, proyek tersebut telah mencapai progres 97 persen dan ditargetkan rampung pada Maret 2026.
Fasilitas ORF Muara Karang merupakan simpul strategis dalam sistem penyaluran gas bumi untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, terutama dalam mendukung kebutuhan energi sektor industri, kelistrikan, dan komersial.
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Hery Murahmanta mengatakan revitalisasi ini menjadi langkah proaktif perseroan dalam menjaga keandalan serta keamanan sistem distribusi energi, khususnya di Jakarta sebagai pusat aktivitas ekonomi dengan permintaan energi yang terus meningkat.
Baca juga : FiberStar dan CBN Perkuat Infrastruktur Digital di Kawasan Hunian Mustikaland
“Revitalisasi fasilitas di ORF Muara Karang dilakukan untuk menjaga keandalan dan keamanan sistem penyaluran gas bumi, terutama dalam mendukung penyaluran gas dari FSRU yang dioperasikan Nusantara Regas bagi berbagai sektor pelanggan,” ujar Hery, Jumat (13/2/2026).
Proyek revitalisasi mencakup sejumlah pekerjaan teknis pada Meter Regulating Station (MRS), antara lain overhaul valve, perbaikan dan pemeriksaan alat ukur, serta proses kalibrasi. Seluruh proses kalibrasi telah memperoleh pengesahan dari Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan.
Melalui penyempurnaan tersebut, efektivitas operasional MRS diharapkan meningkat sehingga distribusi gas dari fasilitas Floating Storage Regasification Unit (FSRU) dapat berjalan lebih optimal dan andal.
Baca juga : Revitalisasi Rampung, PAG Pastikan Tangki LNG Arun Siap Beroperasi
Hery menambahkan PGN terus memperkuat kesiapan infrastruktur untuk memastikan pengelolaan gas bumi yang berkelanjutan dan selaras dengan kebutuhan pasar.
“Pembaruan fasilitas ini merupakan langkah penting agar sistem operasi selalu selaras dengan kebutuhan pasar dan standar keandalan,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT PGAS Solution, Sabaruddin menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung proyek revitalisasi melalui kolaborasi terintegrasi di lingkungan Subholding Gas Group.
Baca juga : Evaluasi Ekonomi, Fraksi NasDem Dorong Penguatan Manufaktur Dan Agrikultur 2026
Menurut dia, proyek tersebut mencerminkan sinergi antarentitas dalam grup untuk menghadirkan layanan energi dan infrastruktur yang andal serta berkualitas.
“Revitalisasi ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di sektor energi dan infrastruktur yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Seluruh proses pekerjaan dilaksanakan dengan berlandaskan standar kesehatan dan keselamatan kerja,” ujar Sabaruddin.
Ke depan, Subholding Gas Group berkomitmen terus memperkuat integrasi infrastruktur gas nasional, meningkatkan keandalan rantai pasok (supply chain), serta mendukung pertumbuhan ekonomi melalui penyediaan energi yang efisien, aman, dan berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.