RM.id Rakyat Merdeka - Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengoptimalkan penyaluran BBM melalui Integrated Terminal (IT) Pontianak guna memastikan pasokan energi bagi masyarakat Kabupaten Sintang dan wilayah sekitarnya tetap aman dan terkendali.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun menyampaikan bahwa penyesuaian distribusi dilakukan seiring kondisi pendangkalan alur sungai yang disebabkan penurunan tinggi muka air sehingga memengaruhi proses sandar dan bongkar muat di Fuel Terminal Sintang.
Untuk menjaga kelancaran suplai, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan saat ini memaksimalkan distribusi melalui Integrated Terminal Pontianak serta melakukan pengaturan ritase mobil tangki dan penyesuaian jadwal pengiriman.
Baca juga : Menkop: Torasera Nurja Berkah Perkuat Ekosistem Koperasi Desa di Probolinggo
"Secara keseluruhan, dukungan suplai dari Fuel Terminal Sintang dan Integrated Terminal Pontianak diperkuat dengan kapasitas angkut total mencapai 529 KL. Kami memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi,” jelas Edi.
Penyesuaian pola distribusi tersebut berdampak pada waktu tempuh pengiriman yang relatif lebih panjang. Wilayah yang terdampak antara lain Kabupaten Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, Melawi, dan Sanggau.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi di tengah tantangan operasional yang terjadi.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Gandeng AF Corse dan Sean Gelael di Musim Balap 2026
“Pertamina Patra Niaga terus memastikan distribusi energi berjalan optimal meskipun menghadapi kendala di lapangan. Melalui penguatan suplai dari IT Pontianak dan koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan, kami berupaya menjaga ketahanan pasokan BBM bagi masyarakat Kalimantan Barat agar tetap aman dan terkendali,” jelas Roberth.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga terus melakukan pemantauan intensif terhadap penyaluran BBM, khususnya di lembaga penyalur yang berada di wilayah strategis dan jalur utama, sehingga penyaluran BBM di wilayah terdampak dapat berlangsung normal secara bertahap.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM di lembaga penyalur resmi dan melaporkan apabila menemukan indikasi penyimpangan dalam distribusi melalui Pertamina Contact Center 135, email pcc135@pertamina.com, maupun media sosial resmi @pertamina135 agar dapat segera ditindaklanjuti.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.