BREAKING NEWS
 

KCIC Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Mengatasnamakan Layanan Whoosh

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Selasa, 24 Februari 2026 08:30 WIB
Foto: Dok. KCIC

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengimbau masyarakat dan seluruh penumpang Kereta Cepat Whoosh untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan KCIC dan layanan Whoosh.

Imbauan ini disampaikan sebagai langkah preventif guna melindungi masyarakat dari potensi kerugian akibat penyalahgunaan nama perusahaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, dengan meningkatnya transaksi digital, berbagai modus penipuan kerap dilakukan melalui nomor WhatsApp tidak resmi, akun media sosial palsu, maupun tautan yang menyerupai kanal resmi perusahaan.

Baca juga : Lazada Ajak Masyarakat & Pelanggan Waspadai Modus Penipuan Di Momen Ramadan

Modus yang perlu diwaspadai antara lain penawaran pembelian tiket melalui nomor pribadi, promo dengan harga tertentu di luar kanal resmi, hingga permintaan pembayaran ke rekening perorangan.

Adsense

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan NIK maupun informasi pribadi lainnya kepada pihak yang mengatasnamakan KCIC di luar kanal resmi. KCIC juga tidak pernah melakukan penjualan tiket melalui nomor pribadi. Seluruh transaksi resmi hanya dilakukan melalui kanal yang telah ditetapkan perusahaan,” ujar Eva dalam keterangan resminya, Selasa (24/2/2026).

Eva menambahkan, pembelian tiket Kereta Cepat Whoosh secara online hanya dapat dilakukan melalui Aplikasi Whoosh, website ticket.kcic.co.id, serta aplikasi mitra resmi seperti Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, dan Trip.com.

Baca juga : Persebaya Waspada Alarm Kebugaran Jelang Duel Kontra Bhayangkara FC

Selain itu, tiket juga dapat dibeli secara langsung di loket resmi dan vending machine di Stasiun Whoosh.

KCIC juga mengingatkan bahwa akun media sosial resmi KCIC dan Whoosh hanya tersedia melalui Instagram @keretacepat_id, Twitter (X) @keretacepatID, Facebook Kereta Api Cepat Jakarta Bandung, Threads @keretacepat_id, dan TikTok @keretacepat.id, serta kanal komunikasi resmi perusahaan lainnya yang terverifikasi.

Masyarakat diminta untuk tidak menanggapi informasi tidak resmi dan melaporkannya ke Customer Service di stasiun atau Contact Center KCIC melalui WhatsApp chat dan call ke 0811-8888-111, email cs@kcic.co.id, serta melalui DM Instagram @keretacepat_id.

Baca juga : KPK Sebut OTT Depok Terkait Suap Pengurusan Kasus Sengketa Lahan

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu waspada, tidak melakukan transaksi ke channel yang bukan resmi, dan segera melakukan konfirmasi melalui Contact Center KCIC apabila menerima informasi yang meragukan. Kewaspadaan bersama menjadi kunci untuk mencegah terjadinya penipuan yang merugikan," pungkas Eva.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense