RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang membantah rumor adanya praktik korupsi dalam distribusi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan 2026. Menurut dia, penyesuaian kualitas menu lebih dipengaruhi lonjakan harga bahan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Betul, harga-harga naik. Di Jawa saja kenaikannya luar biasa, apalagi di Aceh, Papua, dan Batam, itu lebih tinggi lagi,” kata Nanik saat dihubungi di Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Ia menjelaskan, kenaikan harga sejumlah komoditas kerap disalahartikan sebagai bentuk penyimpangan anggaran. Padahal, besaran anggaran program MBG per anak relatif terbatas.
Baca juga : Sampai Awal Ramadan, Bansos PKH dan Sembako Sudah Tersalur Rp 15 Triliun
“Sekarang banyak yang diunggah di media sosial, dikira uangnya dikorupsi. Padahal bisa dibayangkan, anggaran untuk balita sampai kelas 3 SD hanya Rp8 ribu per porsi, dan untuk kelas 4 SD ke atas Rp10 ribu,” ujarnya.
Nanik memaparkan sejumlah bahan pangan utama dalam menu MBG edisi Ramadan mengalami kenaikan signifikan, di antaranya telur, umbi-umbian, kacang-kacangan, gula merah, tepung, serta susu. Sementara itu, harga sayuran dinilai belum menunjukkan lonjakan berarti karena penggunaannya lebih sedikit selama Ramadan.
Ia menegaskan, BGN tetap berupaya menjaga standar gizi dan kualitas makanan meski menghadapi tekanan harga bahan baku di berbagai daerah.
Baca juga : Kosgoro 1957 Gelar Dapur Umum Ramadan, Bagikan 400 Nasi Kotak per Hari
Sebelumnya, media sosial diramaikan keluhan masyarakat terkait pelaksanaan program MBG selama Ramadan. Sejumlah warganet menilai menu yang diterima anak-anak tidak sesuai ekspektasi, bahkan muncul tudingan adanya praktik korupsi yang disebut berdampak pada penurunan kualitas makanan.
BGN memastikan pengawasan distribusi dan penggunaan anggaran tetap berjalan sesuai ketentuan, serta mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
Polemik menu MBG Ramadan ini menjadi sorotan publik di tengah meningkatnya kebutuhan pangan menjelang Lebaran, yang secara musiman kerap memicu lonjakan harga di berbagai wilayah Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.