Sebelumnya
Menurut dia, jumlah calon penumpang dari 5 penerbangan yang mengalami penyesuaian jadwal penerbangan tersebut sebanyak 1.631 penumpang.
Penanganan terhadap seluruh penumpang tersebut telah dilaksanakan sesuai kebijakan masing-masing maskapai.
Menahan Diri
Menanggapi ini, pengamat penerbangan Gatot Rahardjo menyarankan, maskapai dan penumpang diminta untuk menahan diri.
“Serta tidak memaksakan perjalanan ke wilayah terdampak jika kondisi belum memungkinkan,” ingat Gatot kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : Solusi Atasi Konflik, Warga & Pemilik Padel Harus Duduk Bersama
Ia juga mengingatkan, potensi penumpukan penumpang di bandara akibat banyaknya jadwal yang tertunda. Karena itu, maskapai diminta berkoordinasi erat dengan pengelola bandara agar penanganan penumpang berjalan baik.
Gatot menjelaskan bahwa dalam praktik internasional, biasanya terdapat skema kompensasi bagi penerbangan internasional yang terdampak kondisi tertentu.
Namun di Indonesia, aturan kompensasi tidak selalu secara spesifik mengatur kondisi seperti ini, meski umumnya maskapai tetap memberikan kebijakan tertentu kepada penumpang.
“Yang terpenting dalam situasi seperti ini, keselamatan harus menjadi prioritas utama dibandingkan memaksakan perjalanan,” tandasnya.
Baca juga : Buka Puasa, Pemain City Kok Disoraki
Seperti diketahui, Otoritas Penerbangan Sipil Umum Uni Emirat Arab (UEA) atau General Civil Aviation Authority (GCAA) mengumumkan, penutupan sementara sebagian wilayah udara UEA seiring meningkatnya aksi militer di Timur Tengah.
Otoritas mengambil langkah pencegahan ini untuk memastikan keselamatan penerbangan, awak pesawat, penumpang, serta melindungi wilayah UEA, akibat Amerika Serikat (AS) dan Israel meluncurkan serangan ke sejumlah wilayah di Iran pada Sabtu (28/2/2026) dini hari waktu setempat.
Dalam hitungan jam, Iran merespons dengan dua gelombang serangan balasan ke Israel.
Sejumlah maskapai, seperti Emirates, Etihad Airways, dan Qatar Airways, menyesuaikan jalur penerbangan untuk menghindari zona konflik aktif.
Baca juga : Finis Di Lima Besar, Veda Ega Gemilang
Maskapai mengalihkan rute melalui koridor di atas Arab Saudi atau jalur utara melalui Asia Tengah.Penyesuaian ini berpotensi menambah durasi penerbangan dan beban operasional. [IMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.