BREAKING NEWS
 

Harga Emas Terus Naik, Nasabah Bulion BSI Tumbuh 44 Persen Hingga Februari 2026

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 4 Maret 2026 15:15 WIB
Foto: Dok. BSI

RM.id  Rakyat Merdeka - Pada Rabu (4/3/2026), harga emas menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, dengan kenaikan lebih dari 50 persen dalam satu tahun terakhir.

Harga emas telah mencapai sekitar Rp 3,1 juta per gram. Kenaikan ini turut mendorong minat masyarakat untuk berinvestasi pada instrumen safe haven seperti emas.

Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, hal tersebut turut mendorong minat nasabah BSI terhadap layanan emas melampaui ekspektasi.

Selain karena instrumen emas ini unik, emas juga menjadi investasi yang aman dan mudah sesuai dengan prinsip syariah.

Baca juga : KAI Logistik Incar Pendapatan Capai Rp 2,47 Triliun Tumbuh 119 Persen di 2026

“Tren investasi emas juga mendorong pertumbuhan bisnis di BSI yang merupakan Bank Emas pertama di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (4/3/2026).

Kenaikan jumlah nasabah bulion bank di BSI dari Januari hingga Februari 2026 (year to date/ytd) naik 44 persen dan penjualan selama tahun 2026 sudah mencapai 58 persen dari total penjualan tahun 2025.

Adsense

Hal ini juga dipicu dari multiplier effect kondisi global terkait ketegangan di Timur Tengah yang memberikan pengaruh terhadap permintaan emas seiring dengan kenaikan harga emas.

“Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan tersebut, BSI telah memiliki inventory manajemen yang baik,” ujar Anton.

Baca juga : Layanan KA Kontainer KAI Logistik Tumbuh 44 Persen di Awal Tahun 2026

Tak hanya itu, dalam memenuhi kebutuhan emas nasabah, saat ini kami telah bekerjasama dengan beberapa supplier, dan tidak menutup kemungkinan ke depannya akan menambah supplier dengan beberapa kajian dan pertimbangan penerapan manajemen risiko yang tepat.

Anton mengatakan, kemudahan pembelian emas bullion bank BSI secara realtime lewat superapps Byond juga mendorong masyarakat membeli emas dengan aman dan mudah.

Terlebih, nasabah bisa melakukan pembelian dengan harga mulai dari Rp 50 ribuan. Nasabah juga dapat melakukan transfer saldo emas (gramase) ke sesama rekening BSI Emas.

Selain itu, Nasabah yang ingin mencetak emasnya juga dapat mengajukan via aplikasi dan melakukan pengambilan dikantor cabang yang telah dipilih.

Baca juga : 9 Alasan Muhammadiyah Mantap Tetapkan Awal Ramadan 1447 Pada 18 Februari 2026

Anton melihat, permintaan emas masih terus meningkat. Untuk itu BSI akan memastikan kesiapan dari sisi persediaan, serta edukasi nasabah agar investasi emas dilakukan secara bertahap dan berorientasi jangka panjang.

“Dalam kondisi apapun, BSI selalu melakukan antisipasi atas ketersediaan stok yang memadai dari para supplier serta pengelolaan inventory management yang baik,” pungkas Anton.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense