RM.id Rakyat Merdeka - Perum Jasa Tirta II (PJT II) memastikan kegiatan operasi dan pemeliharaan sumber daya air (SDA) tetap berjalan selama periode cuti bersama dan libur Idul Fitri 1447 Hijriah. Hal ini dilakukan seiring penerapan kebijakan work from anywhere (WFA) Lebaran 2026 bagi ASN, BUMN, dan sektor swasta pada 16–17 Maret serta 25–28 Maret 2026.
Direktur Utama Perum Jasa Tirta II Imam Santoso mengatakan, perusahaan tetap menempatkan keandalan layanan sumber daya air sebagai prioritas, termasuk pada periode hari besar keagamaan dan libur nasional.
“Selama periode libur Idul Fitri, PJT II tetap menyiagakan tim operasional di lapangan untuk memastikan seluruh infrastruktur sumber daya air beroperasi dengan baik. Pemantauan terhadap bendungan, saluran, serta fasilitas pembangkit listrik tenaga air terus dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,” ujar Imam dalam keterangannya, Jumat (13/3/2026).
Baca juga : Pramono: Program Mudik ke Jakarta Cuma Saat Libur Lebaran
Menurut Imam, perusahaan telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan pengelolaan SDA tetap berjalan optimal. Upaya itu dilakukan melalui penguatan sistem pemantauan, peningkatan kesiapsiagaan personel, serta pengaturan operasional di lapangan.
Kesiapsiagaan tersebut dilakukan dengan menugaskan personel di berbagai infrastruktur strategis, seperti bendungan, saluran air, dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang dikelola perusahaan.
“Pemantauan intensif juga dilakukan guna memastikan seluruh sistem pengelolaan air berfungsi dengan baik sekaligus mengantisipasi potensi gangguan selama masa libur,” jelasnya.
Baca juga : CIMB Niaga Optimalkan Layanan Digital OCTO Hadapi Momen Liburan Lebaran
Selain itu, PJT II memastikan stabilitas suplai air baku tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pengaturan operasi air dilakukan secara terencana agar pasokan air bagi masyarakat dan kebutuhan strategis lainnya tetap tersedia secara aman selama libur Lebaran.
Imam menambahkan, pengelolaan sumber daya air merupakan layanan publik yang harus berjalan tanpa henti. Karena itu, kesiapan operasional menjadi faktor penting untuk memastikan sistem tetap andal.
Koordinasi internal antar divisi dan unit kerja juga diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi dengan cepat. Selain pengawasan terhadap infrastruktur utama, PJT II juga memantau kondisi hidrologi secara berkala dengan memanfaatkan sistem digital yang dimiliki perusahaan.
Baca juga : Bandara InJourney Airports Beroperasi 24 Jam Selama Mudik Lebaran
Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan pengaturan operasi air dapat berjalan optimal sesuai kebutuhan, sekaligus menjaga keseimbangan antara ketersediaan air, kebutuhan layanan, dan keberlanjutan pengelolaan sumber daya air.
Dengan kesiapsiagaan tersebut, Imam berharap layanan pengelolaan air tetap berjalan stabil selama periode libur Idulfitri sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dan berkumpul bersama keluarga dengan nyaman.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.