BREAKING NEWS
 

GrabX Mini Festival 2026 Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Budaya dan UMKM

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 15 April 2026 18:38 WIB
Grab Indonesia berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta menggelar GrabX Mini Festival sebagai bagian dari rangkaian GrabX 2026, (Foto: Dok Grab Indonesia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Grab Indonesia berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta menggelar GrabX Mini Festival sebagai bagian dari rangkaian GrabX 2026, sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis budaya dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Director of Territory Jabo & ID Central Operations Grab Indonesia Iki Sari Dewi mengatakan, melalui kolaborasi bersama Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, GrabX Mini Festival menjadi wujud komitmen perusahaan untuk menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan kehidupan lokal.

“Kami ingin menunjukkan bagaimana inovasi Grab sebagai ‘Your Everyday Guide’ membantu masyarakat dan wisatawan menemukan serta menikmati kekayaan budaya, sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM lokal melalui platform digital,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu (15/4/2026).

Sejalan dengan komitmen Grab sebagai Panduan Harian (Everyday Guide), acara ini menghadirkan perpaduan inovasi teknologi dan kekayaan budaya Indonesia kepada lebih dari 150 wisatawan yang terdiri dari konten kreator dari berbagai negara di Asia Tenggara, sekaligus membawa pengalaman kuliner dan budaya lokal Indonesia ke audiens yang lebih luas.

“Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Grab menghadirkan teknologi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari seraya memperkenalkan kekayaan lokal Indonesia kepada dunia," ujarnya.

GrabX Mini Festival mengajak konten kreator internasional untuk menikmati pengalaman lokal Indonesia secara langsung, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis budaya dan UMKM.

Baca juga : Hadiri FGD UGM, Airlangga Soroti Kekuatan Ekonomi & Diplomasi Perdagangan RI

Peserta mengikuti perjalanan imersif yang mencakup eksplorasi Museum Sejarah Jakarta dan workshop mewarnai wayang di Museum Wayang, hingga pertunjukan budaya Betawi seperti Keroncong Kemayoran, Tari Yapong, dan Ondel-ondel.

Pendekatan imersif ini sejalan dengan upaya Dinas Kebudayaan dalam menghadirkan pengalaman budaya yang tidak hanya informatif, tetapi juga partisipatif dan relevan bagi generasi global.

“Melalui rangkaian ini, konten kreator yang hadir tidak hanya melihat, tetapi juga merasakan langsung kekayaan budaya Jakarta,” katanya.

Melalui GrabX Mini Festival, Grab menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan UMKM lokal, memperluas eksposur budaya Indonesia di tingkat global, serta menghadirkan inovasi yang relevan dengan kehidupan masyarakat.

“Ke depan, Grab akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan lebih banyak inisiatif yang menghubungkan teknologi, budaya, dan pengalaman lokal, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan mitra di berbagai kota di Indonesia,” katanya.

Adsense

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Mochamad Miftahulloh Tamary menyampaikan, kolaborasi dengan sektor swasta seperti Grab menjadi langkah penting dalam memperkenalkan budaya Jakarta ke kancah global.

Baca juga : Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak & Ekonomi Rakyat di Manado

“Kolaborasi acara GrabX Mini Festival ini memungkinkan konten kreator mancanegara yang hadir merasakan langsung kekayaan budaya Betawi,” ujarnya.

Rangkaian acara seperti ini merupakan upaya penting yang dapat memperluas akses terhadap budaya yang ada di Jakarta, sekaligus memperkenalkannya melalui pendekatan yang lebih relevan dengan perkembangan teknologi, guna mendukung kelestariannya.

Lebih lanjut, penyelenggaraan GrabX Mini Festival dinilai berkontribusi positif dalam usaha meningkatkan Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) Provinsi DKI Jakarta.

“Kegiatan ini juga selaras dengan momentum menuju perayaan Jakarta 5 Abad, sebagai upaya memperkuat identitas budaya Jakarta sekaligus mendorong kota menjadi kota global yang berbudaya,” ujarnya.

Pada GrabX Mini Festival, para konten kreator tidak hanya diundang untuk mengenal sejarah kota Jakarta, tetapi juga merasakan langsung bagaimana teknologi terintegrasi dalam pengalaman menjelajahi kota melalui fitur GrabDiscover dan GrabMaps.

Didukung kecerdasan buatan, fitur-fitur ini mampu memberikan rekomendasi yang lebih personal, kontekstual, dan real-time, sehingga membantu pengguna menemukan pengalaman lokal secara lebih mudah dan bermakna.

Baca juga : Purbaya: Mereka Belum Tahu Jurus-jurus Saya

Sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan UMKM lokal, Grab menghadirkan 12 Mitra Merchant GrabFood Bintang Lima dan GrabMart merchant terkurasi dengan kualitas terbaik berdasarkan penilaian jutaan pengguna.

Kurasi ini mencerminkan bagaimana teknologi Grab membantu meningkatkan visibilitas pelaku usaha lokal sekaligus menjaga standar kualitas bagi konsumen.

Beberapa di antaranya merupakan pelaku kuliner legendaris seperti Pisang Goreng Madu Bu Nanik, Toko Kopi Tuku, Soto Betawi Pak Kumis, Martabak Djuara, hingga Nasi Goreng Kebon Sirih 1958.

Sebelumnya, dalam peluncuran fitur tahunan GrabX pada 8 April 2026, Grab memperkenalkan 13 inovasi berbasis kecerdasan buatan sebagai intelligent everyday guide yang tidak hanya merespons kebutuhan, tetapi juga membantu pengguna mengambil keputusan sehari-hari dengan lebih cerdas di Asia Tenggara.

Seluruh fitur tersebut dirancang untuk mendukung kehidupan sehari-hari (Local Life), perjalanan yang praktis (Effortless Travel), serta pemberdayaan usaha. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense