BREAKING NEWS
 

Gelar RUPST, COIN Sepakati Penguatan Bisnis Dan Umumkan Komisaris Baru

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Rabu, 17 Juni 2026 09:31 WIB
Kiri ke Kanan: Adri P Martowardojo (Direktur COIN), Ade Wahyu (Direktur Utama COIN), John A. Prasetio (Komisaris Utama / Komisaris Independen COIN), Aaron Ang Nio (Komisaris COIN), Abraham Nawawi (Direktur COIN). Dok. COIN

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), perusahaan holding ekosistem perdagangan aset kripto pertama yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2025 di Jakarta, Senin (15/6/2026). 

Rapat menyetujui seluruh mata acara yang diagendakan, dengan sorotan utama tertuju pada komitmen Perseroan terhadap penguatan tata kelola dan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Melalui keputusan-keputusan yang diambil, COIN menegaskan fokusnya pada fundamental bisnis jangka panjang. Sebagai pionir di industri aset kripto yang teregulasi, Perseroan konsisten mengedepankan prinsip kehati-hatian, penguatan fungsi pengawasan, dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) sebagai fondasi untuk memastikan kinerja yang berkelanjutan, khususnya di tengah kondisi pasar yang lebih menantang sepanjang 2026.

Dalam salah satu mata acara, RUPST menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan Tahun Buku 2025 untuk dibukukan sebagai laba ditahan dan cadangan umum. Keputusan ini diambil sejalan dengan upaya memperkuat struktur permodalan Perseroan.

Direktur Utama PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Ade Wahyu, mengungkapkan langkah strategis dan prudent tersebut dilakukan untuk menjaga likuiditas, memperkuat infrastruktur dua perusahaan anak, yakni PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), serta memastikan ketahanan operasional di tengah dinamika pasar aset kripto pada 2026.

“Keputusan penggunaan laba tahun buku 2025 sebagai laba ditahan diambil dengan penuh kehati-hatian. Kami memandang kas ini sebagai bekal penting untuk menjaga likuiditas, memperkuat infrastruktur anak usaha kami, dan memastikan Perseroan tetap tangguh menghadapi dinamika pasar. Kami memilih memprioritaskan fundamental bisnis jangka panjang demi penciptaan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham,” kata Ade.

Baca juga : Petugas Lupa Pasang Pengaman Bungee Jumping, Turis Tewas

Selain itu, salah satu keputusan dalam RUPST adalah perubahan susunan Dewan Komisaris Perseroan. Rapat menyetujui pengunduran diri Silvano Winston Rumantir selaku Komisaris, sekaligus mengangkat Aaron Ang Nio sebagai Komisaris yang baru.

Ade menyampaikan, penyegaran ini diharapkan membawa perspektif baru untuk memperkuat fungsi pengawasan, tata kelola, dan mendukung pertumbuhan COIN yang berkelanjutan.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi dan kontribusi Bapak Silvano Winston Rumantir selama ini. Pada saat yang sama, kami menyambut kehadiran Bapak Aaron Ang Nio di jajaran Dewan Komisaris. Kami meyakini perspektif baru beliau akan semakin memperkuat fungsi pengawasan dan penerapan tata kelola yang baik di Perseroan,” ujar Ade.

Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris dan Direksi COIN menjadi sebagai berikut:

Adsense

Dewan Komisaris

John A. Prasetio : Komisaris Utama & Komisaris Independen

Baca juga : Dasco Ajak Orang Kaya Jual Dolar

Aaron Ang Nio : Komisaris

Direksi

Ade Wahyu : Direktur Utama

Adri P. Martowardojo : Direktur

Abraham Ardian Nawawi : Direktur

Selain kedua hal tersebut, RUPST Tahun Buku 2025 COIN juga menyelesaikan sejumlah mata acara lainnya, yaitu:

Baca juga : Desa BRILiaN Ketapanrame Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal

Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan.

Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Tahun Buku 2025.

Penyampaian laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum per 31 Desember 2025.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense