RM.id Rakyat Merdeka - PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025 di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika geopolitik. Perseroan membukukan pendapatan sebesar USD 13,81 juta atau tumbuh 2,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai USD 13,43 juta.
Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta, Senin (23/6/2026).
Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit Kantor Akuntan Publik Hertanto, Grace & Karunawan dengan opini wajar dalam semua hal yang material, BBRM juga berhasil membukukan laba bersih sebesar USD 6,27 juta pada akhir 2025.
Pertumbuhan pendapatan didorong oleh kinerja dua segmen usaha utama. Segmen Kapal Penunjang Lepas Pantai atau Offshore Support Vessel (OSV) masih menjadi kontributor terbesar dengan pendapatan USD 11,79 juta atau sekitar 85 persen dari total pendapatan perseroan. Tingkat utilisasi armada OSV tercatat mencapai 82,08 persen seiring meningkatnya aktivitas eksplorasi laut dalam global.
Sementara itu, segmen Self Propelled Barge (SPB) mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 24,3 persen menjadi USD 2,03 juta. Kenaikan tersebut ditopang oleh beroperasinya satu unit kapal SPB baru sejak akhir 2024.
Baca juga : KPK Telusuri Dugaan Aliran 1 Juta Dolar AS ke Pansus Haji DPR
Di sisi efisiensi, perseroan berhasil menekan beban pokok pendapatan menjadi USD 7,17 juta. Kinerja tersebut turut memperkuat posisi keuangan perusahaan sepanjang tahun lalu.
Untuk mendukung rencana pengembangan usaha ke depan, RUPST menyetujui tidak membagikan dividen tahun buku 2025. Seluruh laba bersih akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendanai penambahan armada baru.
Per 31 Desember 2025, total aset BBRM meningkat menjadi USD 48,82 juta atau naik sekitar USD 5,55 juta dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut didorong oleh bertambahnya kas dari pendapatan sewa kapal serta investasi aset dalam penyelesaian satu unit kapal OSV senilai USD 2,42 juta.
Pada saat yang sama, total liabilitas berhasil ditekan 14 persen menjadi USD 4,55 juta berkat pembayaran cicilan kredit investasi secara berkala kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sementara total ekuitas meningkat 17 persen menjadi USD 44,27 juta sejalan dengan perolehan laba tahun berjalan.
Memasuki 2026, BBRM menyiapkan langkah ekspansi melalui pembangunan satu unit kapal Platform Supply Vessel (PSV) dengan nilai investasi mencapai USD 22 juta.
Baca juga : Harga Turun Saat Dolar Naik, Sawit Dimainkan Kartel
Direksi Perseroan menyatakan langkah tersebut dilakukan untuk menangkap peluang pasar yang terus berkembang di Indonesia, Malaysia dan Thailand, seiring proyeksi Badan Energi Internasional (IEA) yang memperkirakan konsumsi minyak global meningkat hingga 930 ribu barel per hari.
“Untuk menangkap peluang pasar yang terus berkembang, Perseroan berencana melakukan penambahan armada baru, yaitu membangun satu unit kapal Platform Supply Vessel (PSV) dengan nilai investasi mencapai USD 22.000.000,” ujar Direksi Perseroan dalam laporannya.
Ekspansi tersebut melengkapi strategi peremajaan armada yang selama ini dijalankan perusahaan melalui kegiatan dry docking preventif serta penjualan kapal-kapal berusia tua untuk digantikan armada dengan nilai ekonomis yang lebih tinggi.
Selain fokus pada bisnis, BBRM juga menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). Sepanjang 2025, perusahaan menanam 250 bibit pohon puspa di Hutan Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, untuk mendukung penyerapan karbon dan mencegah erosi.
Perseroan juga menyalurkan bantuan sosial dan sembako senilai Rp14,7 juta kepada Panti Werda Hana di Bandar Lampung yang merawat anak yatim dan warga lanjut usia.
Baca juga : BGN Lakukan Efisiensi, Perkuat Tata Kelola, dan Tingkatkan Efektivitas MBG
Dewan Komisaris memberikan apresiasi kepada Direksi atas kinerja perusahaan yang dinilai mampu menjaga pertumbuhan positif di tengah perlambatan ekonomi global yang berada di level 3,2 persen.
Menurut Dewan Komisaris, pengelolaan perusahaan yang lincah dan efisien menjadi faktor penting yang membuat BBRM tetap mampu mencatatkan kinerja positif serta menjaga fondasi bisnis untuk ekspansi pada tahun-tahun mendatang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.