BREAKING NEWS
 

Menteri PKP Apresiasi Danantara, Realisasi KUR Perumahan Tembus Rp19,24 Triliun

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Jumat, 26 Juni 2026 21:02 WIB
CEO Danantara Rosan Roeslani. (Dok. Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengapresiasi dukungan Danantara dalam memperkuat ekosistem pembiayaan perumahan nasional. Melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan, Danantara menyiapkan pendanaan hingga Rp130 triliun guna mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto di sektor perumahan.

Maruarar yang akrab disapa Ara mengatakan, hingga saat ini realisasi penyaluran KUR Perumahan telah mencapai Rp19,24 triliun atau sekitar 54 persen dari alokasi awal sebesar Rp36 triliun. Dana tersebut telah disalurkan kepada 91.045 debitur di seluruh Indonesia.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Rosan. Saat ini realisasi KUR Perumahan telah mencapai sekitar 54 persen dari anggaran Rp36 triliun. Dana disalurkan kepada 91.045 debitur di seluruh Indonesia," kata Ara kepada Rakyat Merdeka, Jumat (26/6).

Melihat tingginya minat masyarakat terhadap program tersebut, pemerintah memutuskan menambah alokasi anggaran KUR Perumahan sebesar Rp14 triliun. Dengan demikian, total anggaran KUR Perumahan pada tahun ini meningkat dari Rp36 triliun menjadi Rp50 triliun.

Baca juga : Bank Mandiri Raih Pertumbuhan Laba 18 Persen Tembus Rp 23,3 Triliun Per Mei 2026

"Ini sejarah baru di era Presiden Prabowo dalam menggerakkan ekonomi masyarakat dan UMKM melalui KUR Perumahan," ujarnya.

Menurut Ara, dalam pelaksanaan program tersebut Danantara berperan sebagai penyedia dana sekaligus investor utama. Sementara Kementerian PKP menyusun regulasi teknis, sedangkan penyaluran pembiayaan dilakukan melalui bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), bank pembangunan daerah, serta bank swasta.

Adsense

"Kolaborasi ini sangat penting untuk memperluas dan memudahkan akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha di sektor perumahan," katanya.

Ara juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, seluruh bank BUMN, bank pembangunan daerah, dan bank swasta yang telah mendukung penyaluran KUR Perumahan.

Baca juga : Gadai Emas BSI Tumbuh 100 Persen, Tembus Rp 13 Triliun

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat," ujarnya.

Ia menjelaskan, KUR Perumahan merupakan program strategis nasional yang diluncurkan Presiden Prabowo pada 21 Oktober 2025 untuk memperkuat ekosistem perumahan, baik dari sisi pasokan maupun permintaan.

Dari sisi pasokan, program ini mendukung pengembang, kontraktor, produsen bahan bangunan, toko material, hingga pelaku UMKM yang menjadi bagian dari rantai pasok industri perumahan. Sementara dari sisi permintaan, KUR Perumahan membantu masyarakat membeli, membangun, merenovasi, hingga meningkatkan kualitas rumah.

"KUR Perumahan bukan hanya instrumen pembiayaan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi rakyat," tegas Ara.

Baca juga : Menteri Ara Tambah Anggaran KUR Perumahan Jadi Rp50 Triliun

Ia berharap penambahan anggaran KUR Perumahan dapat mempercepat pembangunan perumahan nasional, memperkuat pelaku usaha sektor perumahan, serta memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

Selain memperbesar alokasi KUR Perumahan, pemerintah juga memastikan suku bunga KPR subsidi tetap dipertahankan, yakni 5 persen untuk rumah tapak dan 6 persen untuk rumah susun (rusun), dengan tenor pembiayaan hingga 40 tahun.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense