RM.id Rakyat Merdeka - PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (BAg), anak usaha Subholding PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 6,24 triliun sepanjang Tahun Buku 2025.
Capaian solid tersebut menunjukkan pertumbuhan bisnis berkelanjutan serta penguatan fundamental perusahaan dalam mendukung keandalan rantai pasok energi primer nasional.
Pertumbuhan tersebut dilaporkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Laporan Pertanggungjawaban (RUPS LPT) Tahun Buku 2025.
Dalam lima tahun terakhir, pendapatan perusahaan tercatat tumbuh hampir dua kali lipat. Tren positif ini mencerminkan kemampuan BAg dalam menjaga stabilitas pertumbuhan usaha secara konsisten melalui peningkatan volume angkutan batu bara dan pengembangan portofolio bisnis.
Baca juga : Bareskrim Bongkar Mafia Sianida Ilegal, Omzet Capai Rp 769 Miliar
Direktur Utama PT Pelayaran Bahtera Adhiguna, Tri Susanto mengatakan, bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari strategi perusahaan yang berfokus pada penguatan layanan inti sekaligus pengembangan bisnis transportasi energi primer dan penunjangnya.
"Pertumbuhan yang kami capai merupakan hasil dari sinergi seluruh insan BAg serta dukungan para pemegang saham, mitra kerja, dan seluruh pemangku kepentingan. Kami terus memperkuat kapabilitas operasional sekaligus membangun fondasi bisnis yang adaptif agar mampu menjawab kebutuhan industri energi yang terus berkembang," ujar Tri Susanto.
Sebagai pilar penting distribusi energi primer nasional, BAg berhasil merealisasikan volume pengangkutan batubara sebesar 42,01 juta metrik ton sepanjang tahun 2025.
Pasokan tersebut didistribusikan ke pembangkit PLN Group, Independent Power Producer (IPP) di berbagai wilayah Indonesia, hingga merambah transportasi energi primer di kawasan regional.
Baca juga : Kejagung Pelajari Putusan Hakim Soal Uang Pengganti Rp 4,8 T Nadiem
Ketepatan waktu pengiriman, ketersediaan armada, efektivitas operasional, dan kolaborasi strategis menjadi faktor utama penopang kapabilitas perusahaan.
Selain memperkuat bisnis inti di sektor batu bara, BAg juga memperluas portofolio melalui diversifikasi layanan seperti pengangkutan LNG, BBM, operasi dan pemeliharaan angkutan CNG, pengerukan (dredging), pengelolaan jetty, serta bisnis penunjang lainnya.
Ekspansi pasar internasional turut direalisasikan melalui skema ocean going shipment.
BAg berhasil melakukan empat kali pengiriman ke Filipina dan Vietnam sebagai langkah strategis memperluas jangkauan di luar PLN Group sekaligus meningkatkan daya saing di sektor logistik maritim regional.
Baca juga : Menteri Ara Tambah Anggaran KUR Perumahan Jadi Rp50 Triliun
Dari sisi operasional berkelanjutan, perusahaan mengimplementasikan sistem on shore charging guna menekan penggunaan BBM pada armada kapal, berdampingan dengan proses digitalisasi proses bisnis di berbagai lini operasional perusahaan.
Sepanjang tahun 2025, perusahaan juga meraih sejumlah penghargaan di bidang tata kelola, operasional, hingga penghargaan Annual Report Award 2024 untuk kategori Perusahaan BUMN Non Go Public Non Keuangan.
"Ke depan, kami akan terus memperkuat keunggulan operasional, memperluas diversifikasi bisnis, serta mengoptimalkan inovasi dan kolaborasi sebagai bagian dari upaya menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan. Komitmen tersebut kami jalankan untuk memberikan nilai tambah bagi pemegang saham sekaligus mendukung ketahanan pasok energi nasional," tutup Tri Susanto.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.