Dark/Light Mode

Pemerintah Siap Perluas Kawasan

Investasi KEK Gresik Tembus Rp 113 Triliun

Senin, 15 Juni 2026 06:30 WIB
Rapat Koordinasi Pembahasan PKKPR (Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang) untuk Rencana Perluasan KEK Gresik, yang diselenggarakan di Kantor BUPP KEK Gresik (JIIPE), di Gresik, pada hari Jumat (12/06). Foto: Dok. Kemenko Perekonomian
Rapat Koordinasi Pembahasan PKKPR (Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang) untuk Rencana Perluasan KEK Gresik, yang diselenggarakan di Kantor BUPP KEK Gresik (JIIPE), di Gresik, pada hari Jumat (12/06). Foto: Dok. Kemenko Perekonomian

RM.id  Rakyat Merdeka - Investasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik hingga kuartal I-2026 telah mencapai Rp 113,4 triliun. Pemerintah menyiapkan perluasan KEK untuk menampung lonjakan investasi.

Pemerintah berencana memperluas KEK Gresik, Jawa Timur, seiring tingginya minat investasi yang masuk ke kawasan tersebut.

Perluasan dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan investor, sekaligus memperkuat pengembangan ekosistem industri dan pelabuhan yang terintegrasi.

Sejak ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2021, KEK Gresik hingga kuartal I-2026 mencatat investasi kumulatif sebesar Rp 113,4 triliun.

Dari jumlah itu, investasi yang terealisasi setelah penetapan status KEK mencapai Rp 108,2 triliun atau meningkat lebih dari 1.900 persen dibandingkan sebelum penetapan.

Baca juga : Agar Tak Bebani Masyarakat, Ongkos Yang Wajar Rp 5.000

Pembahasan terkait perluasan kawasan dilakukan dalam Rapat Koordinasi Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) di Kantor Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Gresik atau JIIPE, Gresik, Jawa Timur.

Rapat dipimpin Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Sekretaris Dewan Nasional KEK Susiwijono Moegiarso.

Hadir perwakilan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Administrator KEK Gresik, serta PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) selaku pengelola kawasan.

“Pemerintah mendukung penuh perluasan KEK Gresik agar peluang dan potensi investasi yang ada dapat segera direalisasikan dan dikonversi menjadi aktivitas ekonomi dan lapangan kerja,” kata Susiwijono dalam keterangannya, Sabtu (13/6/2026).

Menurut dia, pembahasan difokuskan pada kesesuaian pemanfaatan ruang dan pemenuhan persyaratan teknis sebagai bagian dari proses pengajuan perluasan kawasan. Hingga saat ini, KEK Gresik telah menyerap 45.860 tenaga kerja.

Baca juga : Spanyol Rawan Digigit Hiu Biru

Pemerintah berharap, proses perizinan dan persetujuan perluasan kawasan dapat berjalan optimal sehingga mendukung peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah, serta meningkatkan daya saing Indonesia.

Susiwijono menilai, tingginya kebutuhan pengembangan kawasan mencerminkan kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Indonesia. Terutama KEK Gresik yang menjadi salah satu kawasan industri terintegrasi unggulan nasional.

Untuk mempercepat realisasi perluasan kawasan, Pemerintah akan memperkuat perannya sebagai fasilitator investasi melalui sinkronisasi kebijakan dan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, Pemerintah Daerah, serta pengelola kawasan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aspek perencanaan, tata ruang dan perizinan berjalan selaras sehingga perluasan KEK Gresik dapat terealisasi optimal. Dengan begitu, dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Direktur Sinkronisasi Pemanfaatan Ruang Kementerian ATR/BPN Prasetyo Wiranto mengatakan, pembahasan juga mencakup berbagai aspek kesesuaian pemanfaatan ruang pada lokasi usulan perluasan kawasan. Terutama alternatif mekanisme pemenuhan PKKPR yang dapat dipertimbangkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga : Prancis Vs Senegal, Les Bleus Bawa Misi Balas Kenangan Pahit

Hasil pembahasan tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

“Ini untuk memperoleh mekanisme yang paling efektif dan sesuai regulasi mendukung percepatan proses perluasan kawasan,” ujar Prasetyo. DIR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Senin, 15 Juni 2026 dengan judul "Pemerintah Siap Perluas Kawasan Investasi KEK Gresik Tembus Rp 113 Triliun"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.