BREAKING NEWS
 

S&P Pertahankan Rating RI, BI Pastikan Stabilitas Ekonomi Tetap Kuat

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ADITYA NUGROHO
Selasa, 14 Juli 2026 13:46 WIB
Foto: Khairizal Anwar/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Bank Indonesia (BI) menyatakan afirmasi lembaga pemeringkat S&P Global Ratings (S&P) yang mempertahankan Sovereign Credit Rating Indonesia pada level BBB dengan outlook stabil mencerminkan tetap terjaganya kepercayaan internasional terhadap stabilitas makroekonomi dan prospek pertumbuhan ekonomi nasional.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan S&P pada 13 Juli 2026 kembali mengafirmasi peringkat utang Indonesia pada kategori investment grade.

Menurut dia, keputusan tersebut didukung oleh ekspektasi bahwa pelemahan indikator fiskal dan eksternal hanya bersifat sementara serta akan membaik seiring semakin stabilnya arah dan implementasi kebijakan pemerintah.

"Outlook stabil mencerminkan ekspektasi bahwa penerimaan negara akan terus pulih pada tahun ini, sementara penerimaan ekspor meningkat seiring membaiknya harga komoditas," kata Ramdan dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Baca juga : S&P Pertahankan Rating BBB, Ekonomi RI Makin Dipercaya

Selain itu, kebijakan pemerintah untuk meningkatkan penerimaan negara dan kinerja ekspor dari sektor sumber daya alam dinilai akan menopang peningkatan penerimaan dalam jangka menengah, terutama apabila perubahan kebijakan semakin dapat diprediksi dan diimplementasikan secara efektif.

S&P juga menilai komitmen pemerintah menjaga defisit fiskal di bawah 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan fiskal.

Adsense

Lebih lanjut, S&P menyebut peluang peningkatan sovereign credit rating Indonesia terbuka apabila penguatan struktural pada indikator fiskal dan eksternal terus berlanjut.

Dari sisi fiskal, peningkatan peringkat akan didukung oleh penurunan defisit secara berkelanjutan melalui peningkatan penerimaan negara, biaya pembiayaan yang lebih rendah, serta stabilitas nilai tukar. Sementara dari sisi eksternal, perbaikan diperlukan melalui penurunan utang luar negeri dan kebutuhan pembiayaan eksternal bruto (gross external financing needs).

Baca juga : Tekanan Global Meningkat, OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Tetap Aman

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyambut positif keputusan tersebut. Menurut dia, afirmasi S&P mencerminkan tetap terjaganya kepercayaan pemangku kepentingan internasional terhadap stabilitas makroekonomi dan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap solid.

"Afirmasi S&P atas sovereign credit rating Indonesia pada peringkat BBB dengan outlook stabil mencerminkan tetap terjaganya kepercayaan pemangku kepentingan internasional terhadap stabilitas makroekonomi dan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap solid. Hal ini didukung oleh sinergi bauran kebijakan yang erat antara Pemerintah dan Bank Indonesia dalam memperkuat stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi," ujar Perry.

BI menegaskan akan terus memperkuat bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran guna menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Ke depan, BI juga akan mempererat koordinasi dengan pemerintah, termasuk sinergi kebijakan moneter dan fiskal untuk memitigasi dampak ketidakpastian global, termasuk akibat konflik di Timur Tengah, terhadap perekonomian domestik.

Baca juga : Komut Pertamina M. Iriawan Pastikan Pasokan Energi Banyuwangi Aman

Selain itu, koordinasi dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) akan terus diperkuat untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendukung pembiayaan berbagai program prioritas pemerintah, termasuk Asta Cita.

Sebelumnya, S&P juga mempertahankan Sovereign Credit Rating Indonesia pada level BBB dengan outlook stabil pada 29 Juli 2025.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense