BREAKING NEWS
 

Investor Malaysia Bidik Rebana, Peluang Investasi Kian Terbuka

Reporter : BHAYU AJI PRIHARTANTO
Editor : FAQIH MUBAROK
Rabu, 15 Juli 2026 17:37 WIB
Kepala Pelaksana BP Rebana Helmy Yahya. Foto: IG Helmy Yahya

RM.id  Rakyat Merdeka - Kawasan Rebana Metropolitan terus memperkuat posisinya sebagai magnet investasi baru di Indonesia. Didukung infrastruktur kelas dunia dan lahan industri yang masih sangat luas, Badan Pengelola (BP) Kawasan Cirebon–Patimban–Kertajati (Rebana) optimistis mampu menarik lebih banyak investor, termasuk dari Malaysia.

Optimisme tersebut mengemuka dalam ajang Selangor International Business Summit (SIBS) ASEAN 2026 di Bandung. Forum bisnis itu dimanfaatkan BP Rebana untuk menawarkan berbagai peluang investasi strategis kepada pelaku usaha dan investor asal Selangor.

Kepala Pelaksana BP Rebana Helmy Yahya mengatakan, antusiasme investor terhadap kawasan Rebana cukup tinggi. Kini, fokus pemerintah adalah memastikan proses investasi berjalan semakin mudah melalui penyederhanaan perizinan, pengurangan birokrasi, serta penyediaan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.

"Kerjaan saya di Rebana adalah mempromosikan dan mengundang investor. Minat yang muncul luar biasa bagus. Tinggal bagaimana kita menindaklanjuti dengan mempermudah perizinan, mengurangi birokrasi, dan menyiapkan tenaga kerja yang dibutuhkan," ujar Helmy dalam keterangan pers ditulis Rabu (15/7/2026).

Baca juga : Bangun Bank Plasma Di RI, Perusahaan Biofarmasi Jepang Investasi Rp 539 M

Ia menjelaskan, Rebana Metropolitan meliputi tujuh kabupaten dan satu kota dengan populasi sekitar 10 juta jiwa. Kawasan tersebut memiliki empat kawasan industri seluas sekitar 43 ribu hektare.

Dengan tingkat keterisian lahan yang masih di bawah 10 persen, peluang investasi dinilai masih terbuka sangat lebar bagi pelaku usaha dari berbagai sektor.

Adsense

"Artinya kami masih memiliki potensi investasi yang sangat besar. Investor dapat berinvestasi di berbagai sektor," ujarnya.

Keunggulan kawasan Rebana juga ditopang keberadaan Bandara Internasional Kertajati, Pelabuhan Patimban, serta jaringan jalan tol yang terintegrasi. Infrastruktur tersebut diyakini akan menjadi pendorong utama pertumbuhan industri, logistik, dan kegiatan ekspor di masa mendatang.

Baca juga : Prancis Vs Spanyol, Perang Bintang Digelar di Texas

Helmy menambahkan, Jawa Barat tetap menjadi salah satu tujuan investasi paling menarik di Indonesia. Selain memiliki pasar yang besar dengan jumlah penduduk lebih dari 47 juta jiwa, provinsi ini juga didukung sekitar 26 juta tenaga kerja produktif yang menjadi modal penting bagi dunia usaha.

"Pada 2025, nilai ekspor Jawa Barat mencapai sekitar 38,45 miliar dolar AS. Dengan kerja sama yang lebih kuat, saya yakin angka tersebut dapat meningkat secara signifikan," katanya.

Optimisme serupa disampaikan Group CEO Menteri Besar Selangor Incorporated Mej (K) Dato' Ts. Saipolyazan M. Yusop. Menurutnya, Indonesia merupakan mitra ekonomi strategis Selangor dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi ASEAN.

Beragam sektor seperti energi terbarukan, manufaktur maju, industri halal, logistik, ekonomi digital, layanan kesehatan, pendidikan, hingga ketahanan pangan dinilai memiliki prospek kerja sama yang sangat menjanjikan.

Baca juga : Kepastian Hukum Jadi Kunci Jaga Investasi Dan Ekonomi

"Selangor siap menjadi pintu gerbang bagi pelaku usaha Indonesia untuk memasuki pasar Malaysia dan ASEAN," ujarnya.

Melalui SIBS ASEAN 2026, kolaborasi antara Selangor dan Jawa Barat diharapkan semakin kuat. Kemitraan tersebut diyakini tidak hanya membuka peluang investasi baru bagi kawasan Rebana, tetapi juga mempercepat pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat daya saing kawasan di tingkat regional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense