RM.id Rakyat Merdeka - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 2 mencatatkan kinerja operasional yang impresif hingga Triwulan II 2026.
Pertumbuhan positif ini terekam di hampir seluruh lini layanan kepelabuhanan, mulai dari arus peti kemas, barang nonpetikemas, mobilitas kapal, hingga pergerakan penumpang.
Rapor hijau tersebut sekaligus mempertegas posisi strategis perusahaan dalam menopang kelancaran rantai pasok logistik dan aktivitas perdagangan nasional.
Peningkatan kinerja ini ditandai dengan pencapaian sejumlah indikator utama yang berhasil melampaui Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).
Dua sektor penyumbang terbesar, yakni arus peti kemas dan barang nonpetikemas, menorehkan angka pertumbuhan yang solid dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, mencerminkan pemulihan dan peningkatan aktivitas perekonomian di berbagai wilayah operasional.
Merespons capaian tersebut, Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, menilai bahwa tren positif ini tidak lepas dari tingkat kepercayaan pengguna jasa yang semakin tinggi terhadap kualitas layanan kepelabuhanan.
Baca juga : Amar Bank Raih Kinerja Positif di Kuartal I 2026 Dukung Keberlanjutan
"Kami berkomitmen menjaga pelayanan yang andal melalui penguatan operasional, digitalisasi, serta peningkatan kapasitas fasilitas agar mampu menjawab kebutuhan logistik yang terus berkembang," ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta.
Lebih jauh, Budi memandang bahwa lonjakan trafik di pelabuhan bukan sekadar deretan angka statistik operasional semata. Peningkatan aktivitas kepelabuhanan ini merupakan cerminan langsung dari denyut nadi perekonomian yang semakin hidup di wilayah kerja Pelindo Regional 2. Ketika arus barang di pelabuhan meningkat, hal itu berbanding lurus dengan bertumbuhnya aktivitas ekonomi dan perdagangan di daerah sekitarnya.
Sebagai simpul utama dalam rantai pasok, pelabuhan memang memegang peranan krusial. Budi meyakini bahwa produktivitas pelayanan yang terus digenjot akan membawa efek domino yang luas dan positif bagi sistem logistik. "Setiap peningkatan produktivitas pelayanan akan berdampak pada kelancaran distribusi barang," tegasnya.
Efek keberlanjutan dari kelancaran ini bermuara pada efisiensi biaya logistik yang pada akhirnya mampu mendongkrak daya saing, baik di tingkat daerah maupun skala nasional.
Jika dibedah lebih rinci, performa cemerlang Pelindo Regional 2 hingga paruh pertama tahun ini sangat terlihat pada arus peti kemas yang menyentuh angka 4,7 juta TEUs. Realisasi ini melonjak sekitar 8 persen secara tahunan dan berhasil menembus 102 persen dari target RKAP yang telah ditetapkan.
Baca juga : Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
Berbagai terminal andalan seperti Terminal Petikemas Koja, Jakarta International Container Terminal (JICT), NPCT1, hingga IPC TPK Panjang menjadi tulang punggung lonjakan volume layanan ini.
Kondisi serupa juga terjadi pada lini layanan barang nonpetikemas. Arus komoditas di sektor ini tercatat mencapai 30,79 juta ton, atau tumbuh melesat sekitar 19 persen dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya.
Tingginya frekuensi bongkar muat beragam komoditas di pelabuhan-pelabuhan kelolaan Pelindo Regional 2 membuat realisasi di sektor ini bahkan mampu melampaui target RKAP hingga 109 persen.
Selain lalu lintas barang, kepadatan aktivitas pelabuhan juga tecermin dari mobilitas kapal yang bersandar. Hingga Triwulan II 2026, arus kapal tercatat sebanyak 31.065 unit, mencetak realisasi 101 persen jika disandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.
Di sektor mobilitas warga, arus penumpang domestik mencapai 785 ribu orang, meroket 25 persen secara tahunan dan sukses menembus 127 persen dari target RKAP.
Lonjakan volume dan trafik ini turut diimbangi dengan perbaikan kualitas layanan kapal serta kecepatan proses bongkar muat.
Baca juga : Forum CSR DKI Gandeng Bank Jakarta dan Persija untuk Revitalisasi MCK Tomang
Peningkatan indikator Box Ship Hour (BS/H) di sejumlah terminal peti kemas menjadi bukti sahih bahwa operasional kini berjalan semakin efisien. Optimalisasi waktu ini sangat penting guna memangkas masa tunggu dan mempercepat keseluruhan waktu pelayanan kapal selama berada di pelabuhan.
Untuk menjaga keberlanjutan tren positif ini, Pelindo Regional 2 telah menyiapkan sejumlah strategi strategis ke depan. Langkah transformasi layanan melalui modernisasi infrastruktur dan digitalisasi proses bisnis akan terus dipacu secara konsisten.
Lewat kolaborasi yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan, perusahaan membidik terwujudnya sistem logistik nasional yang lebih terintegrasi, efisien, dan berdaya saing global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.