Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Amar Bank Raih Kinerja Positif di Kuartal I 2026 Dukung Keberlanjutan
Jumat, 19 Juni 2026 09:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank), bank digital yang berfokus pada segmen ritel dan UMKM, kembali membukukan kinerja positif di kuartal pertama 2026.
Amar Bank meraih laba bersih sebesar Rp 71,12 miliar yang tercatat sebagai laba tertinggi sepanjang masa.
Dengan hasil positif tersebut, tahun ini Amar Bank kembali membagikan dividen tunai sebesar Rp 110,1 miliar atau Rp 6,11 per lembar saham, yang disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Paparan Publik di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Adapun pembagian dividen menjadi wujud apresiasi atas kepercayaan pemegang saham.
Lonjakan profitabilitas Amar Bank ditopang penguatan penyaluran kredit bruto yang tumbuh melesat 30,62 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp 4,16 triliun.
Baca juga : Laporan ESG 2025, Grab Tegaskan Komitmennya Dukung Program Keberlanjutan
Hal ini sebuah capaian ekspansi yang berhasil melampaui rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional.
Seiring aktivitas penyaluran pembiayaan yang masif tersebut, total aset perseroan ikut bergerak naik sebesar 34,72 persen YoY menjadi Rp 6,93 triliun.
Direktur Utama Amar Bank, Vishal Tulsian mengatakan, pencapaian kinerja positif di kuartal pertama 2026 ini merupakan bukti nyata dari konsistensi strategi Amar Bank dalam menghadirkan solusi keuangan digital yang aman dan tepercaya bagi segmen ritel dan UMKM.
"Pertumbuhan kredit kami yang berhasil melampaui rata-rata industri menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap solusi keuangan digital yang kami hadirkan," ujar Vishal dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).
Momentum positif ini, menurutnya memotivasi Amar Bank untuk terus berinovasi dan tumbuh secara berkelanjutan, sekaligus memastikan bahwa setiap pencapaian membawa dampak nyata bagi inklusi keuangan di Indonesia.
Baca juga : Kakorlantas: Operasi Patuh 2026 Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas
Untuk kinerja pendapatan Bank yang solid di kuartal pertama ini juga didorong perluasan pangsa pasar di segmen-segmen dengan imbal hasil tinggi (high-yielding).
Vishal menambahkan, Perseroan mencatat pendapatan operasional meningkat 13,82 persen YoY menjadi Rp 527,76 miIiar, sementara pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) tumbuh 15,58 persen YoY menjadi Rp 370,20 miIiar.
Kombinasi pertumbuhan kredit dua digit dan ekspansi margin ini menegaskan model bisnis bank yang terukur (scalable) dan menguntungkan dalam menyongsong sisa tahun ini.
Selain itu agresivitas pertumbuhan laba dan kredit Amar Bank dijalankan secara selektif tanpa mengorbankan kualitas aset.
Untuk rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) net turun tajam menjadi 0,86 persen, jauh membaik dibandingkan posisi Maret 2025 sebesar 1,48 persen.
Baca juga : BCA Mulai Bagikan Dividen Interim Termin Pertama Kuartal II-2026
Penurunan ini membuktikan kualitas mitigasi risiko perseroan yang berada di level terbaik melalui disiplin risiko serta proses analisis portofolio kredit yang ketat.
Sementara itu SVP Finance Amar Bank David Wirawan mengatakan, capaian laba tertinggi sepanjang masa ini membuktikan efisiensi operasional dan efektivitas manajemen modal Amar Bank.
Menurutnya, hal ini tercermin dari rasio CAR yang kuat di level 99,17 persen. Lonjakan DPK sebesar 115,46 persen YoY juga berhasil mengoptimalkan biaya dana.
"Ke depan, fokus kami adalah menjaga pertumbuhan laba yang sehat dan konsisten guna memastikan fondasi keuangan yang kuat dalam mendukung pembagian dividen berkelanjutan bagi para pemegang saham,” ujar David.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya