Dark/Light Mode

Konsumsi Masyarakat dan Investasi Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III

Rabu, 5 November 2025 17:09 WIB
Warga berbelanja di salah satu mall di Kota Tangerang, Banten. (Foto: Randy Tri Kurniawan/RM)
Warga berbelanja di salah satu mall di Kota Tangerang, Banten. (Foto: Randy Tri Kurniawan/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Investasi dan konsumsi menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,04 persen pada triwulan III tahun 2025. Hal tersebut tergambar dalam rilis Berita Resmi Statistik yang disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS).

“Dari sisi domestik, kinerja perekonomian pada triwulan III-2025 ditopang oleh konsumsi masyarakat yang masih terjaga. Selain itu, realisasi investasi dalam negeri maupun investasi asing (PMA dan PMDN) tumbuh 13,89 persen secara year-on-year,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Edy Mahmud, dalam konferensi persnya, di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Baca juga : Ekspor Tangguh Topang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal III

Edy menjelaskan, peningkatan sektor konsumsi diindikasikan oleh pertumbuhan konsumsi per kapita pada jasa makanan dan minuman, akomodasi, serta barang dan jasa lainnya yang masing-masing tumbuh sebesar 5,76 persen dan 7,49 persen secara year-on-year.

Selain itu, pertumbuhan transaksi daring dari e-retail dan marketplace meningkat sebesar 6,19 persen secara quarter to quarter (Q to Q). Nilai transaksi uang elektronik, kartu debit, dan kartu kredit juga tumbuh 10,30 persen secara year-on-year.

Baca juga : Astra Property Perkuat Tonggak Pertumbuhan Portofolio Terintegrasi

Dari sisi pengeluaran, Edy mengatakan, komponen yang berkontribusi terbesar terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) adalah konsumsi rumah tangga sebesar 53,14 persen. Pada triwulan III-2025, komponen ini tumbuh 4,89 persen, menunjukkan masih terjaganya tingkat konsumsi masyarakat.

Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) juga memberikan kontribusi besar terhadap PDB triwulan III-2025, yakni sebesar 29,09 persen. “Dengan demikian, 82,23 persen PDB triwulan III berasal dari konsumsi rumah tangga dan PMTB. Selanjutnya, pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen ekspor,” ujarnya.

Baca juga : Penumpang WNA Naik 65,3 Persen, Whoosh Dorong Pertumbuhan Pariwisata RI

Selain konsumsi, realisasi investasi turut menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III-2025. “Realisasi investasi asing (PMA) dan dalam negeri (PMDN) tumbuh 13,89 persen secara year-on-year,” tambah Edy.

Dia melanjutkan, penopang kinerja perekonomian lainnya adalah kebijakan ekonomi, seperti kebijakan pengendalian inflasi serta penetapan BI rate pada September 2025 sebesar 4,75 persen sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi. “Juga kebijakan fiskal dalam mendorong efektivitas belanja melalui pelaksanaan berbagai program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG),” tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.