BREAKING NEWS
 

Sucofindo Dukung DSI Perkuat Verifikasi Untuk Cegah Praktik Under-Invoicing

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 23 Juli 2026 16:45 WIB
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria bertemu Dirut PT Sucofindo membahas penguatan verifikasi ekspor untuk mencegah praktik under-invoicing. Dok. BP BUMN

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) bersama PT Sucofindo memperkuat sinergi untuk mencegah praktik under-invoicing yang berpotensi merugikan negara. Kolaborasi tersebut dilakukan melalui penguatan fungsi verifikasi independen guna memastikan transparansi dan akuntabilitas nilai transaksi ekspor.

Selain memperketat pengawasan perdagangan, Sucofindo juga memperkuat dukungan terhadap tata kelola ekspor mineral nasional melalui penyusunan strategi identifikasi mineral ikutan, termasuk komoditas Rare Earth Elements (REE) dan unsur radioaktif.

Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria dengan Direktur Utama PT Sucofindo di Jakarta, pada Rabu (22/7/2026).

Baca juga : Bappisus Dan MRPTNI Perkuat Peran Kampus Dukung Program Strategis Presiden

Pertemuan itu membahas langkah konkret pencegahan praktik under-invoicing, strategi identifikasi mineral ikutan, penguatan mitigasi risiko ekspor, serta sinkronisasi kebijakan untuk mendukung tata kelola sektor mineral yang lebih efektif dan terintegrasi.

Adsense

Dony menegaskan praktik under-invoicing tidak boleh lagi mendapat ruang karena dapat mengurangi penerimaan negara dan melemahkan akuntabilitas transaksi perdagangan.

"Kita nggak boleh lagi kasih ruang buat praktik under-invoicing. Verifikasi harus benar-benar diperkuat supaya semua transaksi bisa dipertanggungjawabkan," ujar Dony, dikutip dari akun Instagram resmi BP BUMN.

Baca juga : Elnusa Petrofin Perkuat HSSE Untuk Ketahanan Energi Nasional

Menurutnya, penguatan sistem verifikasi menjadi bagian penting dalam menciptakan tata kelola perdagangan yang lebih transparan sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap sektor ekspor nasional.

Di sisi lain, penyusunan strategi identifikasi mineral ikutan, termasuk REE dan unsur radioaktif, diharapkan dapat memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha, menjaga kelancaran ekspor, serta mendukung agenda hilirisasi mineral yang tengah dijalankan pemerintah.

Melalui sinergi tersebut, BP BUMN bersama Danantara mendorong penguatan peran BUMN dalam membangun sistem verifikasi ekspor yang lebih akuntabel, memperkuat kepastian regulasi, serta meningkatkan daya saing industri pertambangan Indonesia di pasar global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense