RM.id Rakyat Merdeka - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) memperluas program Vocational School Development ke Provinsi Bali. TMMIN menyerahkan donasi alat peraga mesin berteknologi kendaraan terkini kepada SMKN 1 Denpasar dan SMK Rekayasa Denpasar.
Penyerahan tersebut dilakukan oleh Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto bersama Wakil Presiden Direktur TMMIN I Nyoman Winaya Adnyana. Bantuan yang diberikan berupa satu unit mesin Toyota tipe 2TR (bensin) untuk SMKN 1 Denpasar dan satu unit mesin Toyota tipe 2GD (diesel) untuk SMK Rekayasa Denpasar.
Donasi alat peraga ini diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran praktik siswa Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) di kedua sekolah, khususnya dalam memahami teknologi kendaraan terkini dan meningkatkan kompetensi yang sesuai dengan perkembangan industri.
Baca juga : Jumat Pagi, IHSG Dibuka Memerah Ke Posisi 6.241
Donasi ini merupakan bagian dari perluasan program Vocational School Development TMMIN yang telah berjalan sejak 2017 dan hingga kini menjangkau 30 SMK binaan yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pada 2026, TMMIN memperluas program ke Bali dan Lombok dengan menambah empat SMK binaan baru sehingga total sekolah binaan secara nasional menjadi 34. Perluasan ini sekaligus menandai kehadiran pertama program tersebut di Provinsi Bali, dengan SMKN 1 Denpasar dan SMK Rekayasa Denpasar sebagai sekolah binaan pertama.
“Investasi terbaik bagi industri adalah investasi pada manusia. Karena itu, kami memandang sekolah vokasi sebagai ruang untuk menumbuhkan kompetensi sekaligus karakter calon talenta industri. Melalui dukungan fasilitas pembelajaran dan kolaborasi yang berkelanjutan, kami berharap semakin banyak lulusan SMK yang siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan industri nasional,” ujar Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto di SMK Negeri 1 Denpasar, Bali, Jumat (24/7/2026).
Baca juga : Perketat Pengawasan, Komdigi Wajibkan Gerai Terapkan Registrasi SIM Biometrik
Sebagai bagian dari pengembangan sekolah vokasi, TMMIN juga mendorong penerapan standar industri Toyota melalui peningkatan kompetensi guru lewat pelatihan basic skill industri serta penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia industri.
Pendekatan tersebut bertujuan membangun budaya kerja industri sejak di lingkungan sekolah, mulai dari disiplin, keselamatan kerja, kualitas, hingga semangat continuous improvement. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter profesional.
Perluasan program ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam merevitalisasi pendidikan vokasi sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor industri.
Baca juga : Perkuat Pendidikan Nonformal, Wamen Fajar: Semua Orang Berhak Belajar
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Presiden Direktur TMMIN I Nyoman Winaya Adnyana menyampaikan, pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam pengembangan pendidikan vokasi di hadapan para guru serta jajaran SMK yang hadir. Ia menekankan bahwa sinergi antara sekolah, pemerintah, dan industri menjadi kunci dalam menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri sekaligus mempersiapkan generasi muda yang kompeten dan berdaya saing.
“Kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri menjadi kunci dalam membangun ekosistem vokasi yang berkelanjutan. Ketika sekolah memiliki akses terhadap pembelajaran berstandar industri, guru terus mengembangkan kompetensinya, dan siswa memperoleh pengalaman praktik yang relevan, maka akan lahir talenta-talenta yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” tutup Nyoman.
Melalui filosofi Make People Before Make Product, TMMIN meyakini bahwa pengembangan sumber daya manusia merupakan fondasi bagi kemajuan industri. Melalui sinergi yang berkelanjutan antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri, TMMIN percaya pendidikan vokasi akan terus menjadi motor penggerak dalam mencetak sumber daya manusia yang berdaya saing sehingga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan pendidikan sekaligus mendukung pertumbuhan industri nasional yang semakin kompetitif.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.