RM.id Rakyat Merdeka - Komisaris Independen PT Brantas Abipraya (Persero) Isra D. Pramulya meninjau proyek pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan DPR Paket I di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proyek strategis nasional berjalan sesuai target penyelesaian.
Dalam kunjungan kerja itu, Isra meninjau langsung perkembangan konstruksi, mulai dari pekerjaan struktur, pengendalian mutu, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), hingga strategi percepatan proyek agar penyelesaiannya tetap sesuai jadwal.
“Pembangunan kawasan legislatif di Ibu Kota Nusantara merupakan proyek strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan di masa depan. Karena itu, setiap tahapan pekerjaan harus dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, dan tata kelola yang baik. Saya mengapresiasi seluruh insan proyek yang terus menjaga komitmen tersebut,” ujar Isra dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).
Baca juga : Brantas Abipraya Rampungkan Sekolah Rakyat Bandung, 560 Siswa Mulai MPLS
Proyek Pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan DPR Paket I merupakan salah satu infrastruktur utama di kawasan legislatif IKN yang dikerjakan Waskita–Abipraya KSO untuk Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Proyek tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 750 hari kalender, dimulai pada 4 Desember 2025 dan ditargetkan rampung pada Desember 2027.
Lingkup pekerjaan mencakup pembangunan tiga gedung utama, yakni Gedung A, Gedung B1, dan Gedung C1. Selain itu, proyek juga meliputi penataan kawasan pendukung berupa jalan kawasan, sistem utilitas, drainase, lanskap, serta infrastruktur penunjang lainnya.
Berdasarkan laporan progres hingga pekan ke-33, pembangunan terus menunjukkan perkembangan positif. Pekerjaan pondasi seperti galian, timbunan, bored pile, dan soldier pile dipercepat bersamaan dengan pekerjaan pile cap, pelat lantai, serta struktur bangunan yang kini memasuki tahapan konstruksi secara bertahap.
Baca juga : Gelar WICAP 2026, Brantas Abipraya Perkuat SDM Hingga Pemberdayaan Perempuan
Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan tetap mengedepankan standar mutu, keselamatan kerja, dan efektivitas pelaksanaan di lapangan. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas proyek strategis nasional agar selesai sesuai target.
Dalam kesempatan tersebut, Isra juga menekankan pentingnya koordinasi antarpemangku kepentingan untuk mengantisipasi berbagai tantangan pelaksanaan proyek. Menurut dia, penyesuaian desain, kebutuhan pekerjaan tambahan, hingga optimalisasi metode konstruksi harus dikelola dengan baik agar target pembangunan tetap tercapai sesuai rencana.
Ia menambahkan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan Dewan Komisaris PT Brantas Abipraya (Persero). Pengawasan dilakukan untuk memastikan setiap proyek strategis nasional memenuhi target progres, standar kualitas konstruksi, keselamatan kerja, serta prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Baca juga : Progress Capai 32,3 Persen, Brantas Abipraya Kebut Pembangunan Pipa Gas Dusem
Melalui pembangunan Kawasan DPR Paket I di Ibu Kota Nusantara, Brantas Abipraya menegaskan komitmennya mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional yang modern, berkualitas, dan berkelanjutan. Proyek tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi pusat pemerintahan Indonesia di masa depan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.