Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - PT Brantas Abipraya (Persero) memastikan pembangunan Gene Bank Indonesia (Bank Genomik Nasional) di kawasan RS Dr. H. Marzoeki Mahdi (RSMM), Kota Bogor, berjalan sesuai target.
Proyek strategis nasional tersebut diproyeksikan menjadi pusat penyimpanan dan riset material genetik terbesar di Indonesia sekaligus yang pertama di Asia Tenggara.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan Management Walkthrough yang dilakukan jajaran komisaris perusahaan untuk memantau langsung progres pembangunan, kualitas pekerjaan, serta penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lapangan.
Kunjungan dipimpin Komisaris Utama PT Brantas Abipraya (Persero) Diana Kusumastuti didampingi Komisaris Independen Isra D. Pramulya dan Santoso. Turut hadir Direktur Operasi II Mustafa Nahdi serta SVP Divisi Operasi I Tintus Noviyanto.
Baca juga : Dubes Judha Nugraha Kawal Pemeriksaan Genetik WNI Di KBRI Abu Dhabi
Dalam peninjauan tersebut, para komisaris memastikan seluruh tahapan konstruksi berjalan sesuai standar mutu, target waktu, serta prinsip tata kelola proyek yang baik.
Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero) Dian Sovana mengatakan, pembangunan Gene Bank Indonesia memiliki tingkat kompleksitas yang lebih tinggi dibandingkan gedung konvensional karena dirancang untuk mendukung aktivitas riset genomik berstandar tinggi.
“Proyek ini dirancang dengan standar khusus untuk mendukung sistem penyimpanan material genetik, laboratorium riset genomik, hingga fasilitas pengolahan data berkapasitas besar. Karena itu, dibutuhkan ketelitian teknis tinggi serta sistem keamanan dan pengendalian lingkungan yang sangat ketat,” ujar Dian, Senin (22/6/2026).
Bangunan seluas 22.699 meter persegi tersebut akan memiliki delapan lantai dan ditargetkan rampung pada 2027.
Baca juga : Purbaya Amankan Dukungan China Untuk Panda Bond Indonesia
Fasilitas ini akan dilengkapi sistem pengendalian suhu dan kelembapan presisi, sistem keamanan berlapis, serta dukungan teknologi informasi untuk pengelolaan big data genomik secara terintegrasi.
Menurut Dian, kehadiran Gene Bank Indonesia akan menjadi tonggak penting dalam penguatan riset biomedis nasional.
Fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung pengembangan riset genomik, meningkatkan akurasi diagnosis penyakit, serta membuka peluang lahirnya terapi dan pengobatan yang lebih tepat sasaran.
“Brantas Abipraya tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga ikut menghadirkan fondasi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan kesehatan generasi mendatang. Kami memastikan proyek ini dikerjakan dengan kualitas terbaik, mengutamakan keselamatan kerja, dan selesai tepat waktu,” tegasnya.
Baca juga : Hansamu Yama Kembali Ke Pangkuan Arema
Secara strategis, Gene Bank Indonesia juga diharapkan mampu mendukung kedaulatan data kesehatan nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan bioteknologi dan pengobatan presisi berbasis genomik.
Dengan pengawasan yang berkelanjutan serta penerapan budaya K3 yang kuat, Brantas Abipraya optimistis proyek ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan ilmu pengetahuan, riset kesehatan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya