BREAKING NEWS
 

Beras Ketan dan Beras Khusus Langka, UMKM Solo Minta Perintah Operasi Pasar

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Rabu, 26 Agustus 2026 20:13 WIB
Pelaku UMKM jajanan pasar di Solo, Jawa Tengah. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Solo, Jawa Tengah, minta Pemerintah segera mengatasi kelangkaan beras ketan dan beras khusus di pasar Solo dan sekitarnya. Sebab, kelangkaan ini membuat usaha UMKM yang mengandalkan beras jenis tersebut, kesulitan.

“Saat ini stok beras (beras ketan dan beras khusus) menipis, harga melambung. Kondisi ini sudah berlangsung lebih dari 3 minggu,” ujar perwakilan pelaku UMKM Solo, Fadhil Ali, dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026). 

Ia berharap Pemerintah memberi perhatian pada masalah ini. “Kami minta negara hadir untuk memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dan bahan baku UMKM,” imbuhnya.

Baca juga : Jangan Sampai Ada Warga Kelaparan

Ia menyebut pelaku UMKM sangat memerlukan ketersediaan beras ketan dan beras khusus sebagai bahan untuk memproduksi jajanan pasar, wajik, jenang, lemper, dan kue tradisional lain yang jadi identitas kuliner nasional.

Adsense

"Tanpa beras ketan, kami tidak bisa produksi,” ucapnya.

Fadhil menegaskan, pihaknya tidak ingin menaikkan harga jajanan pasar atau memperkecil ukuran. Namun, jika kelangkaan beras ketan dan beras khusus berlanjut, usaha para UMKM jajanan pasar bisa tutup.

Baca juga : SHEpreneur Learning Series Dorong UMKM Perempuan

“Jangan sampai ribuan pekerja kami kehilangan nafkah. Kami hidup dari usaha-usaha kecil yang bahan bakunya dari ketan," ucapnya.

Karena itu, ia meminta Pemerintah segera melakukan operasi pasar dan memastikan pasokan beras ketan dan beras khusus stabil dengan harga wajar. 

"Kami mohon bisa memperhatikan hal ini agar usaha-usaha kami tetap bisa berjalan untuk memenuhi tuntutan kebutuhan keluarga kami pelaku UMKM," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense